Paguyuban Bantaran Rel Garut Menolak (PWMBR) Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut–Cikajang

Garut.REPORTASEJABAR.COM
Sehubungan dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai rencana reaktivasi jalur kereta api Garut–Cikajang,
Paguyuban Warga Bantaran Rel Garut (PWMBR) di kelurahan Jaya waras Kecamatan Tarogong kidul, rabu,16/04/2025 menyampaikan keberatan dan penolakan atas rencana tersebut dengan mempertimbangkan belum adanya kejelasan dan urgensi dari rencana program tersebut.

Alimudin sebagai Sekretaris dari PWMBR menolak keras terhadap proyek Reaktivasi PT KAI yang akan mengaktifkan Angkutan masal darat tersebut dari Garut – Cikajang apabila Proyek itu tidak berpihak terhadap keadilan bagi masyarakat,” ungkapnya.

lebih lanjut Alimudin menyampaikan beberapa pernyataan diabtaranya :

  1. Meminta diadakan dialog terbuka antara Gubernur, PT KAI, DPRD Jawa Barat, dan PWMBR. Dialog juga harus melibatkan Pemerintah Kabupaten Garut: Bupati, Wakil Bupati, Dishub, dan DPRD Garut.
  2. Memohon penjelasan resmi mengenai tahapan dan arah reaktivasi Garut–Cikajang.
  3. Mempertanyakan feasibility study proyek ini: apakah benar-benar layak dan pro-rakyat?
  4. Meminta proyek ini tidak menciptakan bencana sosial, terutama bagi warga bantaran rel yang akan tergusur.
  5. Mempertimbangkan dampak pada transportasi lokal, termasuk sopir angkot dan elf yang bisa kehilangan mata pencaharian.
  6. Meminta penjelasan soal urgensi proyek ini: apakah benar ini kebutuhan mendesak bagi rakyat Garut ?
    Jika semua hal di atas diabaikan, maka dengan tegas kami menyatakan :
    KAMI MENOLAK reaktivasi jalur Garut–Cikajang yang tidak transparan, tidak adil, dan tidak melibatkan masyarakat terdampak secara langsung,”pungkanya.

Demikian pernyataan alimudin yang di sampaikan secara terbuka agar pihak Gubernur dapat mendengarkan suara warga sepanjang jalur rel dari Garut sampai Cikajang dan Ia mengajak membuka ruang dialog demi pembangunan yang berkeadilan dan manusiawi.
Red.DEUDEU

About Author

  • Related Posts

    Dua Bupati Satu Panggung, HIPMI Kabupaten Bandung Didorong Cetak Pengusaha dan Pemimpin

    Reportasejabar.com -Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) I Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bandung menghadirkan dua kepala daerah dalam satu forum, Minggu, 7 Juni 2026. Bupati…

    Read more

    Continue reading
    KDS: Daerah Terancam Kekurangan Pegawai jika Rekrutmen PPPK Dihentikan

    Reportasejabar.com Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan pemerintah pusat mengembalikan Transfer ke Daerah (TKD) sebagai salah satu solusi untuk membantu pemerintah daerah memenuhi ketentuan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kabupaten Bandung Pertahankan WTP, Raih Predikat Kesepuluh Berturut-turut

    • By admin
    • Juni 9, 2026
    • 13 views
    Kabupaten Bandung Pertahankan WTP, Raih Predikat Kesepuluh Berturut-turut

    KDS: Satu Dekade WTP Bukti Komitmen Akuntabilitas Pemkab Bandung

    • By admin
    • Juni 9, 2026
    • 12 views
    KDS: Satu Dekade WTP Bukti Komitmen Akuntabilitas Pemkab Bandung

    Polri Resmi Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026

    • By admin
    • Juni 8, 2026
    • 15 views
    Polri Resmi Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026

    Dua Bupati Satu Panggung, HIPMI Kabupaten Bandung Didorong Cetak Pengusaha dan Pemimpin

    • By admin
    • Juni 8, 2026
    • 20 views
    Dua Bupati Satu Panggung, HIPMI Kabupaten Bandung Didorong Cetak Pengusaha dan Pemimpin

    KDS: Daerah Terancam Kekurangan Pegawai jika Rekrutmen PPPK Dihentikan

    • By admin
    • Juni 8, 2026
    • 20 views
    KDS: Daerah Terancam Kekurangan Pegawai jika Rekrutmen PPPK Dihentikan

    Pangdam III/Siliwangi Dukung Pelestarian Domba Garut Melalui Festival Peternak di Cimahi

    • By admin
    • Juni 7, 2026
    • 22 views
    Pangdam III/Siliwangi Dukung Pelestarian Domba Garut Melalui Festival Peternak di Cimahi