Miliki 10.473 Pelaku Seni Budaya, KDS Yakin Kabupaten Bandung Bisa Sejajar dengan Bali dan Yogya

Reportasejabar.com Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap para pelaku seni dan budaya Kabupaten Bandung makin mampu menunjukkan eksistensi dan peranannya dalam pembangunan di Kabupaten Bandung khususnya dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan.

Apalagi Kabupaten Bandung memiliki kekayaan warisan budaya lokal yang tersebar di seluruh wilayah. Yang paling termasyur adalah Wayang Golek yang berpusat di Giri Harja, Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah sebagai ciri khas seni budaya Kabupaten Bandung.

Termasuk Kampung Mahmud di Kecamatan Margaasih untuk destinasi wisata religi atau Bumi Alit Kabuyutan di Desa Lebakwangi Kecamatn Arjasari.

Arahan disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat bersilaturahim bersama tokoh seniman dan budayawan, pimpinan paguyuban dan pimpinan lembaga mitra budaya di Rumah Dinas Bupati, Selasa 26 Mei 2026.

KDS menyebut total ada 10.473 pelaku seni dan budaya yang tergabung dalam beberapa komunitas seniman budayawan. Antara lain ada Paseban, Kompepar, Dewan Kebudayaan dan organisasi maupun komunitas lainnya.

“Menurut data Dinas Kebudayaan, di Kabupaten Bandung ada 500 lingkung seni dan paguron, 51 jenis kesenian, cagar budaya 22, obyek cagar budaya 23, karya budaya 9, lembaga budaya 9, dengan total 10.473 pelaku seni dan budaya, tapi kenapa kita tidak bisa seperti Bali atau Yogya?” ungkap KDS.

Ia mengakui dengan dipisahkannya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar keduanya fokus menggarap bidangnya masing-masing. Dengan kekayaan warisan budaya lokal yang dimiliki, KDS ingin para pelaku seni budaya dapat lebih menampilkan muatan-muatan lokal kepada para wisatawan.

“Silahkan tunjukan penampilan seni budayanya kepada para wisatawan, berkolaborasi dengan tempat wisata, obyek cagar budaya, travel wisata, perhotelan. Jadi, bisa saling mengisi dan kompak, jangan ada ego sektoral. Jangan hanya berkolaborasi dengan pemerintah daerah saja. Pemda itu hanya sebagai regulator dan fasilitator,” imbuh KDS.

Terlebih lagi menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung, tempat wisata di Kabupaten Bandung sepanjang tahun 2025 mencapai 13 juta pengunjung. Karena itu KDS berharap para pelaku seni dan budaya dapat membuat program yang terasa dan terlihat yang sesuai dengan visi misi Kabupaten Bandung Lebih Bedas

“Untuk para pelaku seni budaya saya sudah kasih kurikulum muatan lokal di tingkat SD dan SMP, silahkan bisa bekerjasama dengan pihak sekolah. Saya juga sudah kasih kepesertaan BPJS Ketenagakerajaan gratis. Apa lagi?,” kata KDS.

Ia mengaku sangat concern terhadap bidang seni budaya bahkan sejak awal pertama kali menjabat bupati pun dirinya sudah memberikan perhatian.

“Saya sudah siapkan semuanya. Dinas Kebudayaan sudah dipisahkan. Tinggal sekarang pengembangan dan penguatannya, silahkan oleh Disbud lebih dioptimalkan,” tandasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung Wawan Ahmad Ridwan menyatakan Kabupaten Bandung merupakan gudangnya seniman budayawan di Jawa Barat.

“Tapi memang kita belum punya ikon seni budaya yang bisa dijadikan destinasi wisata seperti Saung Angkung Udjo misalkan. Karena itu harus kita fikirkan bersama bagaimana format dan event seni budaya yang bisa dijadikan ikon Kabupaten Bandung dan bisa digelar rutin seperti event tahunan,” ujar Wawan.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Irvan Ahmad menambahkan, antara seni budaya dengan pariwisata keduanya saling melengkapi.

“Dinas Kebudayaan memberikan ruang kreativitas dan ruang publik kepada para pelaku seni budaya. Selain untuk ditampilkan, juga untuk melestarikan kebudayan, dengan melakukan pembinaan kepada generasi milenial sebagai penerus untuk lebih mengenal budayanya,” ucap Irvan.(Tri)

About Author

Related Posts

Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

REPORTASEJABAR.COM -Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mendapat kejutan saat menghadiri silaturahmi alumni, mahasiswa, dan calon mahasiswa Universitas Trisakti di Grand Aquila, Kota Bandung, Minggu, 14 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut,…

Read more

Continue reading
Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Bogor – Reportasejabar.com Kehangatan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat terasa kuat dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata di Polsek…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Sinergi BRI dan Polda Jabar, Ambulance Mini ICU Diserahkan untuk Dukung Tugas Kemanusiaan

  • By admin
  • Juni 15, 2026
  • 16 views
Sinergi BRI dan Polda Jabar, Ambulance Mini ICU Diserahkan untuk Dukung Tugas Kemanusiaan

Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

  • By admin
  • Juni 15, 2026
  • 17 views
Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

  • By admin
  • Juni 15, 2026
  • 12 views
Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 15 views
Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 19 views
Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 18 views
Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan