Bandung – Reportasejabar.com -30 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Diskusi Mahasiswa bertajuk “Arah Gerak Mahasiswa” pada Selasa, 30 Juni 2026, bertempat di Aquarium Unisba. Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk mendiskusikan peran strategis gerakan mahasiswa dalam merespons berbagai dinamika ekonomi, politik, dan sosial yang berkembang di Indonesia.
Diskusi mengangkat berbagai isu kebangsaan melalui tema “Reformasi Jilid 2 atau Revolusi?”, sebagai upaya mendorong refleksi kritis terhadap perjalanan demokrasi nasional serta arah gerakan mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman. Forum ini dihadiri oleh mahasiswa yang secara aktif bertukar pandangan, gagasan, dan analisis mengenai kondisi bangsa saat ini.
Dalam diskusi tersebut, para peserta menyoroti bahwa berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pergantian pemerintahan, tetapi juga menyangkut struktur sosial, politik, dan ekonomi yang terus menjadi perhatian dalam ruang-ruang akademik. Dua puluh delapan tahun pasca-Reformasi 1998, berbagai isu seperti ketimpangan ekonomi, akses terhadap kesejahteraan, kualitas demokrasi, serta relasi antara negara dan masyarakat dinilai masih relevan untuk terus dikaji secara kritis.
Melalui forum ini, mahasiswa diajak memperdalam pemahaman terhadap berbagai perspektif mengenai perjalanan reformasi, menguji gagasan melalui diskusi ilmiah, serta merumuskan alternatif pemikiran yang berorientasi pada keadilan sosial, penguatan demokrasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BEM Unisba berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang dialog yang terbuka, argumentatif, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat tradisi akademik di lingkungan kampus. Diskusi semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya berpikir kritis, memperluas wawasan kebangsaan, serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terus menghadirkan gagasan, kritik yang konstruktif, serta solusi terhadap berbagai tantangan nasional. Melalui partisipasi aktif dan tradisi intelektual yang kuat, mahasiswa diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih adil, demokratis, dan sejahtera.
Red/Tim
























