Masyarakat Bingung, Mangkraknya Proyek Normalisasi Drainase di Rancaekek Akankah Ada Kelanjutan?

REPORTASEJABAR.COM ‘Bandung, – Mangkraknya proyek normalisasi drainase dirancaekek tak ada kepastian, dan membuat sejumlah warga kesal, Desa Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, selasa (01/07).

proyek ini masih sebatas harapan warga, sebab tak ada tindak lanjutnya sampai sekarang.

Pembongkaran sekaligus pengerukan sempat dilakukan saat bulan Ramadhan, tepatnya sejak Maret 2025 lalu.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, ketika dikonfirmasi mengatakan, proyek normalisasi kelanjutan pengerjaannya masih dalam proses.

“Soal kelanjutan proyek normalisasi drainase di Rancabatok dalam proses APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” katanya belum lama ini.

“Dalam proses APBD perubahan, baru dibahas pekan depan,” tukas Cecep, Legislator Partai Golkar yang sebelumnya pernah mengecek ke lokasi proyek tersebut.

Lokasi proyek normalisasi drainase tersebut, panjangnya mencapai 400 meter. Saluran air tersebut terbuka dan dihiasi spanduk-spanduk serta keluhan dan protes warga.

Dampak tersebut, terjadi dikarenakan jembatan di atas drainase menuju kios dan toko telah dibongkar, sedangkan perbaikan tak kunjung ada lanjutan.

Proyek yang katanya akan menormalisasikan drainase, hanya sebatas mengbongkar jembatan-jembatan di atas saluran air.

Sedangkan terkait dana anggaran pada proyek normalisasi drainase di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, Desa Rancaekekwetan tak ada keterangan detil dan tak ada keterangan pasti.

Dugaan proyek asal-asalan tersebut kian mencuat, selain karena tak adanya papan informasi pelaksanaan, DPRD Kabupaten Bandung juga menyebutkan bahwa anggaran baru akan dibahas di APBD Perubahan.

Artinya, perencanaan hingga alokasi dana untuk proyek normalisasi drainase di Rancaekek Wetan itu, terindikasi diduga belum ada alias dugaan fiktif.

Merujuk pada data di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), tak tercantum adanya pengerjaan maupun pengeluaran anggaran, untuk proyek normalisasi drainase oleh DPUTR Kabupaten Bandung di Desa Rancaekekwetan tersebut.

Adapun yang tercantum di data LPSE, untuk proyek serupa, DPUTR Kabupaten Bandung tercatat merealisasikan normalisasi drainase di Kelurahan Rancaekek Kencana.

Diketahui dana yang dikeluarkan DPUTR Kabupaten Bandung, untuk proyek normalisasi drainase di Kelurahan Rancaekek Kencana, menurut data LPSE yakni melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2024, dengan besaran Rp449,9 juta.

Kondisinya membahayakan dan merusak estetika alias kumuh. Tak terlihat adanya papan informasi terkait proyek tersebut. Proyek seakan dibiarkan terbengkalai usai dilakukan pembongkaran drainase.

Masyarakat dibingungkan berapa besaran anggaran dan kapan selesainya pengerjaan. Alih-alih bermanfaat, pembongkaran drainase justru merugikan ekonomi warga sekitar.

Bahkan ketika dikonfirmasi terkait kapan proyek normalisasi drainase di Rancaekekwetan selesai, hingga berapa anggaran yang dikeluarkan, DPUTR Kabupaten Bandung terkesan tak memberikan keterbukaan informasi publik.

Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa masih belum memberikan keterangan alias bungkam. (Red)

About Author

  • Related Posts

    Eksepsi Ditolak, Kawiro Susilo Siap Hadapi Pembuktian di PN Jakarta Utara

    Reportasejabar.com – Jakarta, 25 Juni 2026| Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menolak eksepsi yang diajukan tim penasihat hukum Direktur Utama PT Amosys Indonesia, Kawiro Susilo, dalam perkara dugaan tindak…

    Read more

    Continue reading
    Bapenda Kab. Bandung Aktif Berperan Dalam Finalisasi RKPD Tahun 2027

    Bandung, Reportasejabar.com 24 Juni 2026 – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung turut serta dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Finalisasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung Tahun 2027. Kegiatan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    KDS Siap Dukung Penguatan PWRI Kabupaten Bandung

    • By admin
    • Juni 25, 2026
    • 11 views
    KDS Siap Dukung Penguatan PWRI Kabupaten Bandung

    Eksepsi Ditolak, Tim Hukum Kawiro Minta Pengadilan Ungkap Aktor di Balik Sengketa RDL

    • By admin
    • Juni 25, 2026
    • 11 views
    Eksepsi Ditolak, Tim Hukum Kawiro Minta Pengadilan Ungkap Aktor di Balik Sengketa RDL

    Kazidam III/Siliwangi Lepas Tim Karate Kodam III/Siliwangi Menuju Indonesia Open Championship Piala Presiden 2026

    • By admin
    • Juni 25, 2026
    • 12 views
    Kazidam III/Siliwangi Lepas Tim Karate Kodam III/Siliwangi Menuju Indonesia Open Championship Piala Presiden 2026

    Hakim Tolak Eksepsi, Sengketa Administrasi atau Pidana Akan Diuji di Pokok Perkara

    • By admin
    • Juni 25, 2026
    • 19 views
    Hakim Tolak Eksepsi, Sengketa Administrasi atau Pidana Akan Diuji di Pokok Perkara

    Eksepsi Ditolak, Kawiro Susilo Siap Hadapi Pembuktian di PN Jakarta Utara

    • By admin
    • Juni 25, 2026
    • 11 views
    Eksepsi Ditolak, Kawiro Susilo Siap Hadapi Pembuktian di PN Jakarta Utara

    Bapenda Kab. Bandung Aktif Berperan Dalam Finalisasi RKPD Tahun 2027

    • By admin
    • Juni 25, 2026
    • 19 views
    Bapenda Kab. Bandung Aktif Berperan Dalam Finalisasi RKPD Tahun 2027