Kelompok Aliansi  Masyarakat Bandung Raya Mendukung RUU TNI

REPORTASEJABAR.COM -Sekelompok masa yang mengatasnamakan Aliansi  masyarakat Badung Raya memelakukan  aksi damai  atas dukunganya terhadap RUU TNI yangb baru disahkan, didepan gedung DPRD Provinsi Jabar .Jalan Diponegoro No. 27 Kota Bandung

RUU TNI  yang belum.lama ini  disahkan lewat sidang paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta,  (20/3), dipimpin oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, dan Saan Mustopa.

Dalam  Orasinya Aliansi tersebut mengatakan   “bahwa  UU TNI  saat ini sangat dipperlukan  untuk menunjang kinerja di beberapa sektor  yang berkaitan  dengan ke amanan nasional.

Kami mendukung dan meminta kepada Pemangku Kebijkan untuk segera mengesahkan RUU TNI Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Karna Dinilai penting RUU TNI harus segera diselesaikan dan disosialisasikan agar masyarakat memahami dan mengerti dampak dari RUU TNI karena, di nilai positif bagi masyarakat salah satu contoh dari ketiga pasal tersebut akan semakin jelas mengenai keamanan dan stabilitas nasional yang lebih baik dengan aturan yang lebih jelas. Ucapnya.

Supaya TNI bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas pertahanan negara, yang berdampak pada keamanan nasional yang lebih terjamin bagi masyarakat juga perlindungan dari ancaman keamanan RUU ini dapat memperkuat peran TNI dalam menghadapi ancaman non-militer seperti terorisme, bencana alam, dan konflik perbatasan yang bisa berdampak pada masyarakat luas dan kolaborasi dengan masyarakat sipil seperti yang sudah sering kita lihat di berbagai bencana TNI selalu hadir.” Ucapnya.

“Jika RUU ini mengatur kerja sama yang lebih baik antara TNI dan masyarakat, maka bisa meningkatkan program-program pembinaan teritorial, seperti pelatihan bela negara, ketahanan pangan, atau pembangunan infrastruktur di daerah terpencil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Dan RUU TNI mencakup aturan terkait transparansi anggaran dan operasional TNI, maka masyarakat bisa lebih percaya terhadap institusi pertahanan ini. Bukan hanya bagi masyarakat saja berdampak baik juga akan berdampak positif bagi TNI dapat meningkatkan profesionalisme TNI, dapat memperjelas batasan peran dan tanggung jawab TNI.

Sehingga prajurit lebih fokus pada tugas utama mereka, yaitu pertahanan negara, tanpa campur tangan politik atau bisnis yang bisa mengganggu profesionalisme penguatan kesejahteraan Prajurit jika ada ketentuan terkait peningkatan kesejahteraan personel TNI, seperti kenaikan tunjangan atau fasilitas sosial, maka ini akan meningkatkan moral dan kinerja prajurit di jaman modernisasi alutsista”.

Peningkatan koordinasi antar lembaga juga di pandang RUU ini bisa memperkuat koordinasi antara TNI dengan kementerian, Polri, dan lembaga lainnya, sehingga sinergi dalam penanganan ancaman semakin efektif.

Dalam konteks pertahanan negara, revisi UU TNI juga memiliki beberapa implikasi positif. Misalnya, revisi ini memungkinkan TNI untuk lebih proaktif dalam menghadapi ancaman keamanan. Selain itu, revisi ini juga memperkuat koordinasi antara TNI dan lembaga sipil dalam menghadapi ancaman keamanan.

RUU TNI ini dinilai sebagai langkah positif memperkuat institusi pertahanan negara, sekaligus memastikan profesionalisme dan modernisasi TNI dalam menghadapi dinamika geopolitik saat ini. Tutupnya.

Red. Sam

About Author

  • Related Posts

    Dua Bupati Satu Panggung, HIPMI Kabupaten Bandung Didorong Cetak Pengusaha dan Pemimpin

    Reportasejabar.com -Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) I Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bandung menghadirkan dua kepala daerah dalam satu forum, Minggu, 7 Juni 2026. Bupati…

    Read more

    Continue reading
    KDS: Daerah Terancam Kekurangan Pegawai jika Rekrutmen PPPK Dihentikan

    Reportasejabar.com Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan pemerintah pusat mengembalikan Transfer ke Daerah (TKD) sebagai salah satu solusi untuk membantu pemerintah daerah memenuhi ketentuan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kabupaten Bandung Pertahankan WTP, Raih Predikat Kesepuluh Berturut-turut

    • By admin
    • Juni 9, 2026
    • 13 views
    Kabupaten Bandung Pertahankan WTP, Raih Predikat Kesepuluh Berturut-turut

    KDS: Satu Dekade WTP Bukti Komitmen Akuntabilitas Pemkab Bandung

    • By admin
    • Juni 9, 2026
    • 12 views
    KDS: Satu Dekade WTP Bukti Komitmen Akuntabilitas Pemkab Bandung

    Polri Resmi Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026

    • By admin
    • Juni 8, 2026
    • 15 views
    Polri Resmi Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026

    Dua Bupati Satu Panggung, HIPMI Kabupaten Bandung Didorong Cetak Pengusaha dan Pemimpin

    • By admin
    • Juni 8, 2026
    • 20 views
    Dua Bupati Satu Panggung, HIPMI Kabupaten Bandung Didorong Cetak Pengusaha dan Pemimpin

    KDS: Daerah Terancam Kekurangan Pegawai jika Rekrutmen PPPK Dihentikan

    • By admin
    • Juni 8, 2026
    • 20 views
    KDS: Daerah Terancam Kekurangan Pegawai jika Rekrutmen PPPK Dihentikan

    Pangdam III/Siliwangi Dukung Pelestarian Domba Garut Melalui Festival Peternak di Cimahi

    • By admin
    • Juni 7, 2026
    • 22 views
    Pangdam III/Siliwangi Dukung Pelestarian Domba Garut Melalui Festival Peternak di Cimahi