Garut, Reportasejabar -Ketua DPW Provinsi Jawa Barat Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hj.Yuningsih,M.M secara resmi membuka Pendidikan Instruktur Badan Partai (DIKBAR) sekaligus Memberikan Beberapa Arahan Kepada peserta Dikbar yang digelar DPW Perempuan Bangsa di Wisma Kemnaker Puncak Cianjur Jawa Barat Sabtu-munggu (1-2/11/2025).
Dikbar Diikuti Sejumlah 50 peserta calon instruktur dari seluruh DPC Kabupaten.
Dalam amanatnya,Ketua DPW Provinsi Perempuan Bangsa menegaskan bahwa hakikat perjuangan politik adalah bagaimana merebut dan memaknai nilai-nilai kebangsaan secara lebih luas.
“Paling inti dari politik Adalah Harus mendorong seluruh kader Perempuan Bangsa untuk aktif berjuang membesarkan partai melalui berbagai potensi yang dimiliki, terutama peran-peran strategis yang tidak bisa dilakukan oleh para pengurus laki-laki.
“Perempuan Bangsa harus menjadi kekuatan yang nyata, tidak hanya dalam memenangkan kontestasi politik, tapi juga dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan,” Tuturnya.
Ketua Umum DPW Perempuan Bangsa Hj.Yuningsih,M.M menyebut Dikbar kali ini sangat istimewa karena diikuti oleh permpuan-perempuan hebat sejawabarat.
“Jadi ini bermula dari grup Dewan Perempuan PKB yang ingin merasakan bagaimana kaderisasi yang selama ini kami lakukan. Alhamdulillah akhirnya bisa terlaksana,” tutur Hj.Yuningsih.

Hj.Yuningsih M.M menjelaskan, hingga saat ini Perempuan Bangsa telah melaksanakan Dikbar di 30 provinsi seluruh Indonesia dengan total 145 angkatan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat kaderisasi di tubuh Perempuan Bangsa terus hidup dan menjangkau hingga akar rumput.
“Beginilah kaderisasi kami, ibu-ibu hebat semua. Harus tepat waktu, pagi sudah mulai dan selesai nanti sore. Saya harap kita semua serius mengikuti Dikbar ini.Ujarnya
Dikbar Istimewa kali ini menghadirkan sejumlah narasumber dari DPP PKB.
Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi Perempuan Bangsa untuk memperkuat kapasitas kader, meneguhkan semangat kebangsaan, serta memperdalam peran strategis perempuan dalam politik dan pengabdian sosial.Karena Hanya Perempuan Yang Mengerti Semua Kebutuhan Perempuan Dalam Politik.
Kegiatan ditutup dengan Penbeatan peserta instruktur.
Red.DEUDEU S







