Polsek Sepatan Diduga Kecolongan??? Peredaran Obat Ilegal di Kuburan dan Toko Sembako Berlanjut

REPORTASEJABAR.COM -Tangerang, 22- Mei 2025 – Miris! Seorang pria bernama Adun, diduga sebagai koordinator lapangan (korlap) peredaran obat-obatan ilegal, memanfaatkan lahan kuburan di Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang sebagai tempat transaksi. Informasi ini diperoleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online CCTVNews, anggota GMOCT.

Investigasi tim media menemukan sebuah gubuk semi permanen di dekat pintu masuk pemakaman. Dari luar, gubuk tersebut tampak seperti menjajakan minuman sachet, namun diduga hanya kamuflase.

Saat awak media mencoba mendekat, seorang pria yang mengaku suruhan Adun mencegahnya, menyebutkan bahwa toko tersebut baru saja kehilangan seorang anak toko yang ditangkap polisi seminggu lalu. Seorang pria muda yang diduga penjual juga terlihat kabur ke area pemakaman.

Di lokasi terpisah, di Jalan Selapang Jaya, Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, sebuah toko sembako yang dilaporkan berulang kali sebagai pusat peredaran obat ilegal daftar G, tetap beroperasi. Penjaga toko mengakui kepemilikan Adi, namun menyatakan Adun mengendalikan operasional lapangan.

Laporan kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Sepatan, terkesan diabaikan. IPTU Try Sartoto, Kanitreskrim Polsek Sepatan, saat dihubungi melalui WhatsApp, berdalih sedang ada kegiatan lain dan menyatakan penangkapan rutin dilakukan, namun peredaran obat ilegal tetap berlanjut.

Menariknya, toko tersebut masih beroperasi bebas pada pukul 19.00 WIB setelah dilaporkan.

Warga setempat mengungkapkan toko tersebut beroperasi secara sporadis, seolah kebal hukum. Dugaan adanya koneksi antara Adun dan pihak kepolisian setempat pun mencuat. Kasus ini menjadi PR besar bagi KBP Zain Dwi Nugroho, Kapolres Metro Kota Tangerang, untuk menindak tegas oknum yang terlibat melindungi para penjual obat ilegal. Masyarakat menantikan aksi tegas kepolisian dan mempertanyakan kinerja Polsek Sepatan. Keberadaan toko-toko yang diduga sebagai pusat peredaran obat ilegal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak buruk terhadap generasi muda.

Team/GMOCT

About Author

  • Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Polda Jabar Gelar Lomba MTQ, Semarak Bulan Ramadhan, Perkuat Iman dan Soliditas Personel

    • By admin
    • Februari 24, 2026
    • 6 views
    Polda Jabar Gelar Lomba MTQ, Semarak Bulan Ramadhan, Perkuat Iman dan Soliditas Personel

    Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

    • By admin
    • Februari 24, 2026
    • 7 views
    Kasad Resmikan Taman Merdeka serta Beri Pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodam III/Slw

    Dinilai Berhasil Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Bandung Raih Penghargaan BRIN

    • By admin
    • Februari 24, 2026
    • 10 views
    Dinilai Berhasil Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Bandung Raih Penghargaan BRIN

    Polda Jabar Ungkap Promosi Judol, Ribuan SIM Card dan 55 Ponsel Disita

    • By admin
    • Februari 24, 2026
    • 11 views
    Polda Jabar Ungkap Promosi Judol, Ribuan SIM Card dan 55 Ponsel Disita

    Laskar Prabowo 08: Jika Kepemimpinan Lemah dan Isu Proyek Tak Dijawab, Kepercayaan Publik Bisa Runtuh

    • By admin
    • Februari 24, 2026
    • 13 views
    Laskar Prabowo 08: Jika Kepemimpinan Lemah dan Isu Proyek Tak Dijawab, Kepercayaan Publik Bisa Runtuh

    Kapolda Jabar Sambut Kunjungan Kapolri di Tenjolayar Majalengka

    • By admin
    • Februari 24, 2026
    • 10 views
    Kapolda Jabar Sambut Kunjungan Kapolri di Tenjolayar Majalengka