Tembok Penahan Tanah di Pangalengan Ambruk, Diduga Akibat Pengerjaan Asal-asalan

REPORTASEJABAR.COM -Kab.Bandung -Sebuah proyek tembok penahan tanah (TPT) senilai Rp 149 juta di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, ambruk pada Senin, 4 November 2024, hanya beberapa hari setelah dinyatakan selesai. Kejadian ini memicu kecurigaan warga terkait kualitas pengerjaan yang diduga asal-asalan dan penggunaan material tidak sesuai spesifikasi.

Warga setempat mengungkapkan bahwa TPT dibangun di atas tanah urugan yang tidak dipadatkan dengan baik, dan material yang digunakan, berupa batu campuran cadas basah, juga tidak memenuhi standar. Hal ini menyebabkan konstruksi TPT rapuh dan mudah runtuh.

Dugaan lain menyebutkan kurangnya koordinasi antara kontraktor, pengawas UPT-PUTR, dan Pemerintah Desa, yang menyebabkan lemahnya pengawasan terhadap kualitas material dan pengerjaan proyek. Identitas pelaksana proyek juga dipertanyakan, dengan perubahan dari CV Furi Indah menjadi CV Satya Graha Putra, menimbulkan kecurigaan adanya upaya penyembunyian informasi.

CV Satya Graha Putra, melalui pesan WhatsApp, mengakui ambruknya TPT, namun menganggapnya tidak penting, memprioritaskan kepuasan dinas UPT daripada keselamatan warga. Pernyataan ini menunjukkan kurangnya tanggung jawab dan prioritas keselamatan bagi kontraktor.

Ambruknya TPT berdampak negatif bagi warga, baik secara material maupun keselamatan. Warga menuntut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, DR. IR. H. ZEIS ZULTAQAWA, ST., MM, untuk menindaklanjuti kasus ini.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Bandung dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang harus menindak tegas pihak yang terbukti melakukan kecurangan. Ke depannya, penting untuk melibatkan warga dalam proses pembangunan dan pengawasan proyek, serta melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti ambruknya TPT dan menjatuhkan sanksi yang setimpal.

Tim Liputan.

About Author

Related Posts

Ketua Umum Keluarga Besar BBC Bagus Moch Biantoro, Tolak Simbol Kekuasaan Tirani Walikota Bandung.

Kota.Bandung- Reportasejabar.com Dampak dari sikap eksklusif Waliikota Bandung Muhamad Farhan Kepada Masyarakat kota Bandung yang kini  tidak lagi memiliki akses untuk menikmati ruang publik, yang semestinya menjadi ruang terbuka yang…

Read more

Continue reading
Puskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Ciloto – Reportasejabar.com Pusat Koperasi Kartika Siliwangi (Puskopkar Siliwangi) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-60 Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad) Tahun…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Transaksi Obat Ilegal di Parkiran Alfamart Digagalkan, Polisi Amankan Pelaku

  • By admin
  • Mei 2, 2026
  • 4 views
Transaksi Obat Ilegal di Parkiran Alfamart Digagalkan, Polisi Amankan Pelaku

HGU Belum Terbit, Penguasaan Lahan PT Equalindo Makmur Alam Sejahtera Dicurigai, Warga Muara Pantun: Kami Tak Terima Ganti Rugi!

  • By admin
  • Mei 2, 2026
  • 7 views
HGU Belum Terbit, Penguasaan Lahan PT Equalindo Makmur Alam Sejahtera Dicurigai, Warga Muara Pantun: Kami Tak Terima Ganti Rugi!

Ketua Umum Keluarga Besar BBC Bagus Moch Biantoro, Tolak Simbol Kekuasaan Tirani Walikota Bandung.

  • By admin
  • Mei 2, 2026
  • 27 views
Ketua Umum Keluarga Besar BBC Bagus Moch Biantoro, Tolak Simbol Kekuasaan Tirani Walikota Bandung.

Puskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi

  • By admin
  • Mei 1, 2026
  • 17 views
Puskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi

DPRD Kota Bandung: Intensitas Sosialisasi SPMB Harus Ditingkatkan

  • By admin
  • Mei 1, 2026
  • 13 views
DPRD Kota Bandung: Intensitas Sosialisasi SPMB Harus Ditingkatkan

Wisata Murah Meriah Dikelola BUMDes, Agung Sulistio Soroti Dampak Positif bagi UMKM di Pemalang

  • By admin
  • Mei 1, 2026
  • 14 views
Wisata Murah Meriah Dikelola BUMDes, Agung Sulistio Soroti Dampak Positif bagi UMKM di Pemalang