Masih Dibutuhkan, Bupati KDS Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Reportasejabar.com Banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas lahan sempadan sungai membuat Bupati Bandung Dadang Supriatna membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Bangunan Liar (bangli).

Selain itu, pembentukan tim pentahelix di 7 kecamatan rawan banjir juga diperlukan untuk percepatan penanggulangan banjir secara bertahap.

Bahkan Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini meminta kepada pemerintah pusat khususnya Presiden Prabowo untuk mengaktifkan lagi Satgas Citarum Harum.

KDS menunjukkan contoh, keberadaan bangli di sempadan sungai tersebut membuat lebar badan sungai menjadi menyempit dan mengganggu kelancaran arus aliran air sungai saat terjadi hujan deras.

Penertiban bangli ini menurutnya juga diperlukan untuk melakukan normalisasi sungai baik berupa pengerukan sedimentasi maupun pelebaran sungainya.

“Untuk itu, kami akan membentuk Satgas Penertiban Bangli di sempadan sungai. Mohon pengertian dan kesadaran dari masyarakat yang mendirikan bangunan di sempadan sungai agar proses percepatan penanggulangan banjir ini bisa berjalan dengan lancar,” ucap KDS di sela peninjauan lokasi banjir akibat tanggul sungai jebol, di Desa Bojong Kecamatan Majalaya, Rabu (15/4/2026).

Seperti di Desa Panyadap dan Desa Bojong Kecamatan Majalaya, kata KDS, kedua desa tersebut sudah melaksanakan musyawarah desa untuk pembentukan Satgas Bangli agar dapat berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Sebab perlu intervensi dari pemerintah pusat dalam hal ini BBWS. Seperti di Desa Panyadap Solokanjeruk dan Desa Bojong Majalaya yang dilintasi Sungai Cisunggalah sepanjang 1,8 kilometer itu. Selain perlu intervensi dari pemerintah pusat, juga perlu dukungan dari masyarakat setempat, sebab Sungai Cisunggalah ini perlu diperlebar lagi sepanjang 8 meter dari kedua sisinya,” papar KDS.

Menurutnya, intervensi dari pemerintah pusat juga diperlukan dalam rangka pembiayaan infrastruktur penanggulangan banjir. Sementara APBD Kabupaten Bandung sendiri terbatas untuk membiayai kebencanaan, terlebih ada pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1 triliun.

“Untuk itulah tim pentahelix ini perlu dibentuk. Selain itu saya mohon kepada pemerintah pusat, kepada Pak Presiden dan Pak Gubernur Jawa Barat, agar Satgas Citarum Harum ini diaktifkan lagi karena masih kami butuhkan dalam memelihara dan melestarikan Sungai Citarum,” ungkapnya.

Satgas Citarum Harum ini menurutnya bukan hanya dibutuhkan Kabupaten Bandung, tapi juga wilayah lain yang dilintasi sungai sepanjang 297 kilometer itu. Khususnya kawasan Cekungan Bandung termasuk Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Cimahi, termasuk Kabupaten Sumedang.

“Sebab kalau Sungai Citarum ini kurang dipelihara, baik oleh BBWS maupun Stagas Citarum Harum, dikhawatirkan ke depan kondisinya akan makin kritis dan semakin tidak terkendali,” ucap KDS.

Selain Satgas Bangli, KDS menginstruksikan kepada tujuh camat yang wilayahnya rawan banjir perlu segera membentuk tim pentahelix untuk percepatan penanggulangan banjir.

“Saya instruksikan kepada 7 camat yang wilayahnya rawan banjir untuk segera membentuk tim pentahelix. Saya minta dalam minggu ini harus sudah dibentuk,” tandasnya.

Ketiga komponen itu, Satgas Bangli, Tim Pentahelix dan Satgas Citarum Harum, menurut KDS sangat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi yaitu banjir dan longsor.(Tri)

About Author

Related Posts

Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

Reportasejabar.com Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi peranan dari Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah yang turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mendirikan lembaga pendidikan Islam yaitu SD, SMP dan SMA…

Read more

Continue reading
Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan

KABUPATEN BANDUNG – Reportasejabar.com _Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri kegiatan rutin Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah di Ponpes Al Hidayah Kampung Sutam RT 05/RW…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

  • By admin
  • Mei 28, 2026
  • 6 views
Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan

  • By admin
  • Mei 28, 2026
  • 9 views
Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan

KDS Siap Bantu Perkembangan Pesantren di Kabupaten Bandung

  • By admin
  • Mei 28, 2026
  • 13 views
KDS Siap Bantu Perkembangan Pesantren di Kabupaten Bandung

AGUNG SULISTIO: MBG Terancam Gagal Total, Presiden Diminta Copot Waka BGN Nanik S. Deyang

  • By admin
  • Mei 28, 2026
  • 13 views
AGUNG SULISTIO: MBG Terancam Gagal Total, Presiden Diminta Copot Waka BGN Nanik S. Deyang

Polda Jabar Sembelih dan Distribusikan 160 Hewan Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026

  • By admin
  • Mei 28, 2026
  • 11 views
Polda Jabar Sembelih dan Distribusikan 160 Hewan Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026

KDS Sebut Penghimpunan Kurban Baznas Kabupaten Bandung Naik Signifikan Tembus Rp2,1 Miliar

  • By admin
  • Mei 28, 2026
  • 12 views
KDS Sebut Penghimpunan Kurban Baznas Kabupaten Bandung Naik Signifikan Tembus Rp2,1 Miliar