Oknum Kepala Sekolah SD Asal Tasik Diduga Cekoki Miras Lima Anak di Bawah Umur di Pangandaran

PANGANDARAN, Reportasejabar.com -Seorang oknum kepala sekolah dasar (SD) asal Tasikmalaya berinisial UR (55) diduga melakukan perbuatan tidak pantas terhadap lima anak di bawah umur di sebuah penginapan kawasan wisata Pangandaran, Jawa Barat. Sebelum kejadian, para korban diduga dicekoki minuman keras hingga dua di antaranya pingsan.

Peristiwa tersebut terungkap setelah warga melihat para korban berlarian keluar dari salah satu kamar penginapan dalam kondisi ketakutan dan mengalami luka-luka, pada Rabu (10/12/2025) dini hari.

Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika pelaku mengajak para korban mengonsumsi minuman keras. Dalam perjalanannya, salah satu korban menolak ajakan pelaku untuk melakukan perbuatan tidak senonoh.

“Pelaku kemudian emosi dan melakukan kekerasan fisik berupa tamparan, pukulan, serta tendangan,” ujar Yusdiana saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).

Melihat kejadian tersebut, korban lainnya merasa ketakutan lalu berteriak dan melarikan diri ke luar kamar untuk meminta pertolongan. Teriakan korban didengar warga sekitar yang kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.

Tak lama berselang, petugas Reskrim Polres Pangandaran tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan massa dan membawanya ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, seluruh korban langsung dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan medis serta mendapatkan pendampingan psikologis.

Pelaku yang diketahui juga menjabat sebagai ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) di salah satu organisasi kemasyarakatan tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Pangandaran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua jenis suplemen obat kuat pria dewasa.

“Pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif. Seluruh korban masih di bawah umur dan penanganannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” kata Yusdiana.

Polres Pangandaran menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat melibatkan anak-anak dan diduga dilakukan oleh seorang tenaga pendidik.

About Author

Related Posts

HUT Ke-9 Media Realitanews.com : KADIV Investigasi dan Bendum II GMOCT Hadir, Simbolkan Sinergi PERS Nasional

Purbalingga, Reportasejabar.com 10 Januari 2026 (GMOCT) – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Media Realita News Com yang digelar pada Jumat (9/1) lalu di Purbalingga bukan hanya menjadi momen merayakan…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

PT BWI Diduga Sengaja Buang Limbah Tanpa Diolah dan Pekerjakan Karyawan Keadaan Sakit Jantung

  • By admin
  • Januari 13, 2026
  • 13 views
PT BWI Diduga Sengaja Buang Limbah Tanpa Diolah dan Pekerjakan Karyawan Keadaan Sakit Jantung

Di Seluruh Sekolah, Bupati Bandung Canangkan Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS

  • By admin
  • Januari 13, 2026
  • 9 views
Di Seluruh Sekolah, Bupati Bandung Canangkan Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS

Kajati jabar Lantik Kajari Kota Tasikmalaya, Kab. Bekasi dan cimahi 

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 20 views
Kajati jabar Lantik Kajari Kota Tasikmalaya, Kab. Bekasi dan cimahi 

Kang DS Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 23 views
Kang DS Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto

Sinergitas Haryanto Cagubnya Rakyat dan KBRI Bebaskan dan Pulangkan TKW Asal Lampung Terduga Korban Penipuan Agency Ilegal

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 19 views
Sinergitas Haryanto Cagubnya Rakyat dan KBRI Bebaskan dan Pulangkan TKW Asal Lampung Terduga Korban Penipuan Agency Ilegal

Peringati Hardesnas, Pemkab Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis Massal

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 20 views
Peringati Hardesnas, Pemkab Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis Massal