JEBAKAN PERNYATAAN PALSU: KABID JALAN DAN TROTOAR KOTA BANDUNG DIKABARKAN MASUK RADAR POLISI

Reportasejabar.com -Bandung, Dunia birokrasi Kota Bandung kembali diguncang isu panas. Kepala Bidang Drainase dan Trotoar DSDABM Kota Bandung Kiki Rosani Rifki saat ini diduga kuat tengah terjerat masalah hukum serius menyusul laporan mengenai pernyataan palsu yang ia buat, menuduh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) melakukan pemerasan.

Tuduhan pemerasan ini, yang diklaim atas permintaan oknum yang mengaku sebagai pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung), kini berbalik menjadi bulu tajam yang mengancam sang Kabid sendiri.

Pemanggilan Polrestabes dan Ancaman Pidana Balik
Menurut informasi yang diterima, Polrestabes Bandung telah menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi tambahan dari pihak pelapor pada minggu depan.

Ini mengindikasikan bahwa proses klarifikasi akan segera menyasar Kiki dan timnya untuk membongkar kebenaran di balik pernyataan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik, R. Wempy Syamkarya, menyoroti bahwa jika pernyataan Kiki tidak terbukti benar, maka Kiki bukan hanya menghadapi masalah etika internal, tetapi juga potensi jerat hukum pidana.

“Ini adalah kasus yang sangat sensitif. Jika Jaksa ASN benar-benar melakukan pemerasan, Pasal 368 KUHP menanti dengan ancaman 9 tahun penjara. Namun, jika Kiki terbukti membuat pernyataan palsu atau memfitnah, dia dapat dijerat Pasal 311 atau Pasal 317 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik dan Fitnah,” tegas Wempy.

Analisis Hukum dan Peringatan Kritis
Kasus ini menempatkan Kiki dalam posisi sulit. Wempy Syamkarya menyampaikan tiga langkah krusial yang harus segera dilakukan oleh Kabid Kiki:

  1. Tetap Kooperatif: Memberikan informasi yang jujur dan akurat kepada penyidik Polrestabes.
  2. Mencari Bantuan Hukum: Segera didampingi oleh pengacara berpengalaman.
  3. Mengumpulkan Bukti: Menyiapkan segala bukti yang relevan untuk mendukung atau membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

“Pemerasan adalah delik serius. Tetapi pernyataan palsu yang merusak reputasi seorang pejabat negara adalah pelanggaran etika dan hukum yang tidak kalah berat. Kami menuntut Polrestabes melakukan investigasi mendalam dan transparan,” tambah Wempy.

Tuntutan untuk Walikota Bandung
Wempy Syamkarya juga mendesak Walikota Bandung, Muhammad Farhan, untuk segera mengambil tindakan tegas, termasuk:

  • Memerintahkan Investigasi Internal di lingkungan Bidang Drainase dan Trotoar DSDABM Kota Bandung .
  • Meningkatkan Pengawasan Melekat untuk mencegah pelanggaran serupa.
  • Menjadikan kasus ini sebagai Pelajaran Mahal bagi seluruh ASN Pemkot Bandung mengenai pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam mengeluarkan pernyataan publik.

“Kami berharap Walikota menunjukkan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Kasus Kabid Kiki ini harus menjadi momentum pembersihan birokrasi,” pungkas Wempy. Red/Tim

About Author

Related Posts

Dugaan Penggelapan Uang Ratusan Juta di Polsek Grabag, Polresta Magelang, Dinilai Penuh Kejanggalan, Kuasa Hukum Marlundu Lumbanraja, S.H.  Meluapkan Kemarahan ke Kapolsek dan Kanit Reskrim

Kab. Magelang, Jawa Tengah- Reportsejabar.com  Dugaan penggelapan uang dengan  kerugian Ratusan juta rupiah di wilayah Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kini berkembang melampaui sengketa antara dua pihak. Rabu (22/04/2026). Kasus ini…

Read more

Continue reading
Penguatan Penanganan Limbah Industri Das Citarum  Harum 

Reportasejabar.com Permasalahan limbah industri di DAS Citarum masih menunjukkan  Gap antara perencanaan dan implementasi maka di perlukan langkah terkoordinasi, tegas dan berbasis data untuk memastikan penuruan pencemaran  juga memperkuat upaya…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dugaan Penggelapan Uang Ratusan Juta di Polsek Grabag, Polresta Magelang, Dinilai Penuh Kejanggalan, Kuasa Hukum Marlundu Lumbanraja, S.H.  Meluapkan Kemarahan ke Kapolsek dan Kanit Reskrim

  • By admin
  • April 22, 2026
  • 6 views
Dugaan Penggelapan Uang Ratusan Juta di Polsek Grabag, Polresta Magelang, Dinilai Penuh Kejanggalan, Kuasa Hukum Marlundu Lumbanraja, S.H.  Meluapkan Kemarahan ke Kapolsek dan Kanit Reskrim

Penguatan Penanganan Limbah Industri Das Citarum  Harum 

  • By admin
  • April 21, 2026
  • 14 views
Penguatan Penanganan  Limbah Industri Das Citarum  Harum 

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

  • By admin
  • April 21, 2026
  • 14 views
Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

Dalil Margoyowono: Perbaikan Aturan Negara Berdasarkan Nilai Asli UUD 1945 Hasil BPUPKI dan PPKI

  • By admin
  • April 21, 2026
  • 12 views
Dalil Margoyowono: Perbaikan Aturan Negara Berdasarkan Nilai Asli UUD 1945 Hasil BPUPKI dan PPKI

Kado Hari Jadi ke-385 untuk ASN dari Bupati Bandung: ASN Bukan Superman, Tapi Supertim

  • By admin
  • April 21, 2026
  • 15 views
Kado Hari Jadi ke-385 untuk ASN dari Bupati Bandung: ASN Bukan Superman, Tapi Supertim

KDS Dorong Kolaborasi Bandung Raya dengan KDM Untuk Tuntaskan Banjir, Sampah, dan Tata Ruang

  • By admin
  • April 21, 2026
  • 14 views
KDS Dorong Kolaborasi Bandung Raya dengan KDM Untuk Tuntaskan Banjir, Sampah, dan Tata Ruang