PPWI Mengutuk Keras Terkait Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis

REPORTASEJABAR.COM -PPWI sangat menyayangkan kejadian itu dan mengutuk keras tindakan main pukul yang dilakukan para oknum anggota Polri tersebut. Aparat dan jurnalis semestinya dapat bekerjasama di lapangan agar para jurnalis bisa mendapatkan informasi, data, dan fakta lapangan yang lebih akurat untuk kemudian menyajikan berita yang benar dan berimbang kepada publik.

Kekerasan terhadap wartawan dan pewarta saat bertugas adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelecehan terhadap perundang-undangan. Apalagi dalam UUD kita, terdapat Pasal 28F yang secara tertulis tegas dinyatakan setiap warga negara berhak mencari, mengumpulkan, menyimpan, mengolah, dan mempublikasikan informasi menggunakan semua bentuk media yang tersedia. Aparat polisi harus menghormati, menegakkan, dan melaksanakan UUD itu dengan menjaga, melindungi, dan melayani para jurnalis ketika meliput. Bukan justru memerangi dan mencelakai mereka.

Terkait dengan peristiwa kekerasan terhadap 11 jurnalis saat meliput demonstrasi di gedung DPR/MPR lalu itu, PPWI mendesak agar dilakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para oknum polisi pelaku kekerasan. Kapolri harus menindak tegas anggota dan satuannya yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis. Mereka harus dibina agar paham peraturan perundangan. Jika tidak bisa dibina, sebaiknya dipecat saja. Rakyat tidak membiayai hidupnya para polisi untuk dipukuli dan dianiaya oleh polisi yang tidak tahu diri itu.

Kepada rekan-rekan media, jangan kendor, terus semangat, jangan jadi takut hanya karena intimidasi dan kekerasan yang dialami di lapangan. Melaksanakan amanat UU Pers bukanlah pekerjaan mudah. Tantangan dan resikonya berat, bahkan taruhan nyawa.

Jurnalis sejati akan diperhadapkan kepada 3 resiko saja: penjara, rumah sakit, dan peti mati. Oleh karena itu, saat turun liputan, pakailah prinsip para pekerja konstruksi bangunan: utamakan keselamatan dalam bekerja, anak-istri menunggu di rumah. (Wilson Lalengke).

Red.

About Author

  • Related Posts

    Palkir Liar di Monju Kota Bandung Tidak Terkendali Warga Sentil Dishub Diduga Main Komisi

    KOTA.BANDUNG Reportasejabar.com Kemacetan parah yang terjadi di kawasan Jalan Diponegoro, tepatnya di sekitar Monumen Perjuangan (Monju), seolah tak ada ujungnya. Meski kawasan ini menjadi pusat aktivitas ekonomi dan bisnis yang…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    KDS Raih Penghargaan Nasional, Program MBG Kabupaten Bandung Diakui Perkuat Ketahanan Pangan

    • By admin
    • April 27, 2026
    • 5 views
    KDS Raih Penghargaan Nasional, Program MBG Kabupaten Bandung Diakui Perkuat Ketahanan Pangan

    Palkir Liar di Monju Kota Bandung Tidak Terkendali Warga Sentil Dishub Diduga Main Komisi

    • By admin
    • April 27, 2026
    • 18 views
    Palkir Liar di Monju Kota Bandung Tidak Terkendali Warga Sentil Dishub Diduga  Main Komisi

    Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN

    • By admin
    • April 27, 2026
    • 13 views
    Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN

    Pemkab Bandung dan USG Resmi Teken MOU, KDS Dorong ASN Naik Kelas

    • By admin
    • April 27, 2026
    • 12 views
    Pemkab Bandung dan USG Resmi Teken MOU, KDS Dorong ASN Naik Kelas

    Ketua Perempuan Bangsa Jawa Barat (Hj.Yuningsih )Menegaskan”Pentingnya Peranan Perempuan Dalam Berorganisasi”Dalam

    • By admin
    • April 27, 2026
    • 16 views
    Ketua Perempuan Bangsa Jawa Barat (Hj.Yuningsih )Menegaskan”Pentingnya Peranan Perempuan Dalam Berorganisasi”Dalam

    PERWAST Desak Polres Serang Tangkap DC Pinjol Yang Dinilai Meresahkan

    • By admin
    • April 27, 2026
    • 13 views
    PERWAST Desak Polres Serang Tangkap DC Pinjol Yang Dinilai Meresahkan