Perubahan Dari Masa Kemasa, Tentu Banyak Faktor Unkap Erik Darmajaya.

reportasejabar.com -Kota Bandung -(18-8-2023) -perubahan dari masa ke masa, tentu banyak faktor yang mempengaruhinya diantaranya faktor tekhnologi dan kebijakan lainnya.

Bersama Sekretaris Komisi A dan Fraksi PSI-PKB-PPP Anggota DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya B.Sc., M.K.P., mengupas perubahan alam Kota Bandung yang harus disikapi bersama agar cuaca, iklim, serta suasana alam terjaga ciri khas sejuk,nyaman dan alami.

“Yang saya perhatikan selama di Kota Bandung, binatang dengan “Ciri Wanci” sudah sebagian hilang bahkan punah dan mungkin sebagian ada yang bertahan,” jelas Erick Darmadjaya

Lanjutnya, seperti binatang-binatang ciri wanci dulu sering ada terlihat dan terdengar pada setiap waktu dan pergantian musim

“Dari pertada hari pagi ada suara burung diiringi kokok ayam jantan serta dihiasi mekarnya bunga, serta kupu-kupu berterbangan serta serangga lain hinggap di sekitar bunga daun dan reruntuhan tuturnya.

“Biasanya menjelang siang saat pergantian musim yang biasanya terdengar suara seranga Tonggeret yang sangat nyaring terdengar di disudut-sudut taman Kota Bandung.” Lanjut.

Ketika di sore hari pun jarang nampak burung walet yang diiringi tarian capung-capung yang bertebrangan.

“Dulu kadang kadang terlihat kunang-kunang muncul diiringi suara burung hantu, dan lolongan anjing dimalam hari Namun semua itu kini seperti hanya cerita belaka. “kangennya suasana waktu dulu Kota Bandung,” ungkapnya.

Erik menambahkan “Oleh karena itu perubahan iklim, dan suasana Kota Bandung harus terus disikapi dan disiasati solusi agar terjaga ciri khanya dengan sebutan Ciri Wanci.”

“Penataan ruang taman-taman, Ruang Terbuka Hijau (RTH) harus dikelola dengan benar dan ditanam pohon-pohon, tanaman-tanaman yang saling menjaga ekosistem Kota Bandung bisa hidup lagi suasana ciri wanci dulu,” Tuturnya

“Mari kita jaga, rawat, pelihara dan lestarikan bersama apa yang menjadi ciri khas Kota Bandung, kalau bukan kita siapa lagi!?” Punkàsnya.

Red.Ts

About Author

  • Related Posts

    TNI Lanjutkan Evakuasi Korban Longsor Cisarua Masih Berlangsung Intensif

    Bandung Barat, Reportasejabar.com Kegiatan evakuasi dan pencarian korban bencana tanah longsor di wilayah Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dilanjutkan oleh prajurit TNI bersama unsur gabungan hingga Minggu…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kang DS Dampingi Wapres Kunjungi SMP Al-Muthahari dan Ponpes Daarul Arqom, Perkuat Literasi AI bagi Pelajar dan Santri

    • By admin
    • Maret 4, 2026
    • 4 views
    Kang DS Dampingi Wapres Kunjungi SMP Al-Muthahari dan Ponpes Daarul Arqom, Perkuat Literasi AI bagi Pelajar dan Santri

    Diduga Tipu dan Gelapkan Gaji Perangkat Desa, Kepala Desa Sungai Rambai Dilaporkan ke Polres Kampar

    • By admin
    • Maret 4, 2026
    • 4 views
    Diduga Tipu dan Gelapkan Gaji Perangkat Desa, Kepala Desa Sungai Rambai Dilaporkan ke Polres Kampar

    Sinergi Pemkab Bandung-BPN, Kang DS Dorong Percepatan Penertiban Tanah Aset Daerah

    • By admin
    • Maret 4, 2026
    • 11 views
    Sinergi Pemkab Bandung-BPN, Kang DS Dorong Percepatan Penertiban Tanah Aset Daerah

    Hibah ke Instansi Vertikal Pemprov Jabar 2026 Meroket di Tengah Luka Ekonomi Rakyat

    • By admin
    • Maret 4, 2026
    • 13 views
    Hibah ke Instansi Vertikal Pemprov Jabar 2026 Meroket di Tengah Luka Ekonomi Rakyat

    Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan KCIC, Desa Tegalluar Disiapkan Jadi Kecamatan

    • By admin
    • Maret 3, 2026
    • 11 views
    Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan KCIC, Desa Tegalluar Disiapkan Jadi Kecamatan

    Dandim 1310/Bitung Dampingi Pangdam XIII/Mdk, Tinjau Kesiapan Marshalling, Area Yon TP 916/Makawidey di Rusunawa Tangkoko Bitung

    • By admin
    • Maret 3, 2026
    • 15 views
    Dandim 1310/Bitung Dampingi Pangdam XIII/Mdk, Tinjau Kesiapan Marshalling, Area Yon TP 916/Makawidey di Rusunawa Tangkoko Bitung