BANDUNG Reportasejabar.com Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Cepot Motah Indonesia menyampaikan aspirasi resmi melalui aksi damai bertajuk “Aksi Demo Keadilan — Bersatu, Bersuara, Bergerak!” Gerakan ini digelar untuk memperjuangkan transparansi, kepastian hukum, dan perlindungan hak masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian prosedur lelang aset di wilayah Bandung.
Dalam pernyataan resminya, organisasi menegaskan: “Kami hadir bukan untuk mencari sensasi, melainkan untuk memperjuangkan transparansi, kepastian hukum, dan perlindungan hak masyarakat Indonesia.”
Paguyuban Cepot Motah Indonesia menyampaikan empat tujuan utama yang ditujukan kepada pihak-pihak terkait:
- Kepada OJK: Meminta pengawasan dan tindak lanjut pengaduan sesuai kewenangan yang dimiliki.
- Kepada Bank BRI: Meminta penjelasan resmi dan transparan terkait proses lelang yang berjalan.
- Kepada KPKNL dan Pejabat Lelang: Meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap kesesuaian prosedur lelang.
- Kepada seluruh pihak terkait: Meminta klarifikasi dan penyelesaian yang berkeadilan bagi semua pihak.
Organisasi menekankan bahwa aksi ini sepenuhnya bersifat damai, tertib, dan bermartabat.
“Kami mengedepankan aksi damai, tertib, bermartabat, serta menghormati asas praduga tak bersalah. Setiap dugaan harus diuji melalui dokumen, fakta, dan mekanisme hukum yang berlaku,” demikian bunyi pernyataan tersebut.i
Ia juga menegaskan prinsip dasarnya: “Keadilan bukan sekadar slogan. Transparansi adalah hak, kepastian hukum adalah kebutuhan, dan perlindungan masyarakat adalah tanggung jawab bersama.”
Aksi ini didorong oleh adanya dugaan kesenjangan yang signifikan antara nilai penilaian (appraisal) dengan harga pelaksanaan lelang aset, yang dinilai merugikan dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses lelang yang berjalan.
BERSATU — BERSAMA — BERDAMPINGAN
DPP PAGUYUBAN CEPOT MOTAH INDONESIA
#AksiDemoKeadilan #PaguyubanCepotMotahIndonesia #PCMI #OJK #BankBRI #TuntutKeadilan #Transparansi #Akuntabilitas #KepastianHukum #PerlindunganMasyarakat #AksiDamai #Bandung #Jakarta
Red. Sam

























