REPORTASEJABAR.COM Kodim 0618/ KB (Kota Bandung) Kodam III/Siliwangi Turut Serta dalam pengamanan Aksi Unjuk Rasa (Unras) Gerakan Peduli Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup (GPPSDA – LH). di Gedung Sate Jabar Jl. Diponegoro No.22 Krlurahan Citarum Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung Jumat (06/02/2026)
Ratusan pengunjuk rasa datang dengan menggunakan belasan Unit kendaraan Dump truk Hino dan 2 (Unit) Bus Pariwisata yang merapat ke depan pintu gerbang utama Pemprov Jabar, serta dua Unit Mobil Komando ,To’a, Pamflet /Spanduk yang bertuliskan
Bapak KDM Gubernur Jabar Kami Masyarakat Cigudeg – Rumpin – Parungpanjang, tidak ingin Bansos tetapi ingin tambang legal dibuka kembali
Asosiasi Transportasi Tambang
Aliansi Masyarakat Cigudeg Rumpin, Parungpanjang.
Kami sekolah berangkat pake uang bukan pake janji
Kegiatan Aksi unjuk rasa tersebut Korlap Yadi Suryadi menggugat kebijakan Gubernur Jabar dalam pengelolaan tambang antara visi Jabar istimewa dan tergerusnya kepercayaan para pengusaha terhadap pembangunan berkelanjutan
kami meminta kepada Gubernur Jabar Untuk membuka kembali tambang di Daerah dan meminta mempermudah proses perizinan.
Adapun massa aksi yang tergabung dalam aliansi GPPSDA – LH diantaranya, Apak Jabar, SBNI Jabar, Perwakilan para pengusaha tambang Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Bogor, Perwakilan Asosiasi Transportasi Tambang Nasional Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Bogor
Adapun massa aksi yang tergabung dalam aliansi GPPSDA – LH diantaranya, Apak Jabar, SBNI Jabar, Perwakilan para pengusaha tambang Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Bogor, Perwakilan Asosiasi Transportasi Tambang Nasional Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Bogor berusaha masuk ke dalam gerbang utama Pemprov. Jabar
Asda Ekonomi Pemprov. Jabar berhasil menemui massa aksi adapun hasil semua tuntutan akan disampaikan ke pimpinan dalam halnya Sekertaris Daeerah (Sekda) Jabar
setelah masa aksi bertemu Asda
dan memberikan keputusan untuk audiensi akan dilaksanakan hari Senin 09-02-2026 pukul 09:00 WIB di ruang Papandayan pimpinan Sekda Prov. Jabar, massa berangsur angsur meninggalkan lokasi aksi
Red. Sam







