BPD Pasang Kuda- Kuda Awasi Dana Banprov dan Pokir, Tidak Ada Ruang untuk Penyimpangan

REPORTASEJABAR.COMPemalang – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kabunan Kecamatan Taman Pemalang Jawa Tengah, tidak boleh hanya menjadi pelengkap dalam struktur pemerintahan desa. Sebagai lembaga yang lahir dari mandat rakyat, BPD sejatinya adalah penyambung lidah masyarakat. Tugas itu menuntut keberanian, ketegasan, dan integritas, terutama ketika berhadapan dengan persoalan dana Banprov (Bantuan Provinsi) dan Pokir (Pokok Pikiran Dewan).Rabu (10/9/2025)

Sorotan publik kembali tertuju pada Pemerintah Desa (Pemdes) Kabunan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah,yang di sebut-sebut mendapatkan bantuan keuangan Provinsi (Banprov) dengan jumlah pantastis 18 titik sekaligus,dan dana Pokok Pikiran (Pokir) Dewan sebanyak 2 titik.

Alih-alih menjadi kabar baik,kabar ini justru memantik tanda tanya besar di tengah masyarakat.Mengapa satu desa bisa mendapat jatah sebanyak itu ?

Apakah memang sesuai kebutuhan mendesak,atau ada permainan politik di balik distribusi Banprov?

Publik menyoroti aspek transparansi, pemerintah desa(Pemdes)Desa Kabunan,sebagai penerima manfaat,jangan sampai jumlah sebanyak itu tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jika dana Banprov dan Pokir disalahgunakan,maka konsekwensinya bukan hanya kerugian, melainkan juga hilangnya kepercayaan terhadap pemerintah desa (Pemdes)

Keterlibatan masyarakat dalam mengelola Banprov sangatlah penting bila ditemukan dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang, masyarakat bisa mengadukan ke LaporGub :

“Pemprov Jawa Tengah https//laporgub.jatengprov.go.id “

Publik menyoroti bahwa aliran dana Banprov dan Pokir yang masuk ke desa seringkali tidak transparan, bahkan rawan dugaan permainan oleh oknum-oknum yang hanya mengejar keuntungan pribadi.

Di sinilah BPD harus berdiri di garda depan, memastikan setiap rupiah yang turun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan justru menguap entah ke mana.

Jangan sampai BPD terjebak dalam politik diam atau sekadar jadi “stempel formalitas.” Ketika ada pembangunan yang tidak sesuai, ketika ada dugaan mark-up, atau ketika masyarakat merasa tidak dilibatkan dalam musyawarah, BPD wajib bersuara lantang.

Diam berarti mengkhianati amanah rakyat.

Sudah saatnya BPD kembali meneguhkan marwahnya: bukan hanya sebagai mitra, tetapi juga sebagai pengawas kritis.

Jika dana Banprov dan Pokir disalahgunakan, maka konsekuensinya bukan hanya kerugian keuangan, melainkan juga hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.(Pemdes)

Pesan tegasnya jelas: BPD jangan takut, jangan tunduk, dan jangan kompromi. Rakyat menunggu keberanian BPD untuk mengawal Banprov dan Pokir agar benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat desa.Tutupnya (Tim/Red)

About Author

  • Related Posts

    Ali Syakieb Pastikan Java Mountain Marathon 2026 Digelar Aman dan Berdampak untuk Wisata

    Reportasejabar.com Kabupaten Bandung menjadi venue Java Mountain Marathon, sebuah event lomba lari trail marathon tingkat nasional, dengan track mengitari kawasan Gunung Patuha, Minggu 26 April 2026. Track lari marathon sepanjang…

    Read more

    Continue reading
    Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

    Reportasejabar.com Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan tiga program prioritas penanganan banjir kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Usulan tersebut disampaikan Bupati Bandung saat pertemuan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ali Syakieb Pastikan Java Mountain Marathon 2026 Digelar Aman dan Berdampak untuk Wisata

    • By admin
    • April 22, 2026
    • 15 views
    Ali Syakieb Pastikan Java Mountain Marathon 2026 Digelar Aman dan Berdampak untuk Wisata

    Dugaan Penggelapan Uang Ratusan Juta di Polsek Grabag, Polresta Magelang, Dinilai Penuh Kejanggalan, Kuasa Hukum Marlundu Lumbanraja, S.H.  Meluapkan Kemarahan ke Kapolsek dan Kanit Reskrim

    • By admin
    • April 22, 2026
    • 18 views
    Dugaan Penggelapan Uang Ratusan Juta di Polsek Grabag, Polresta Magelang, Dinilai Penuh Kejanggalan, Kuasa Hukum Marlundu Lumbanraja, S.H.  Meluapkan Kemarahan ke Kapolsek dan Kanit Reskrim

    Penguatan Penanganan Limbah Industri Das Citarum  Harum 

    • By admin
    • April 21, 2026
    • 17 views
    Penguatan Penanganan  Limbah Industri Das Citarum  Harum 

    Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

    • By admin
    • April 21, 2026
    • 18 views
    Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

    Dalil Margoyowono: Perbaikan Aturan Negara Berdasarkan Nilai Asli UUD 1945 Hasil BPUPKI dan PPKI

    • By admin
    • April 21, 2026
    • 16 views
    Dalil Margoyowono: Perbaikan Aturan Negara Berdasarkan Nilai Asli UUD 1945 Hasil BPUPKI dan PPKI

    Kado Hari Jadi ke-385 untuk ASN dari Bupati Bandung: ASN Bukan Superman, Tapi Supertim

    • By admin
    • April 21, 2026
    • 17 views
    Kado Hari Jadi ke-385 untuk ASN dari Bupati Bandung: ASN Bukan Superman, Tapi Supertim