Remaja Tunarungu di Tangerang Tertembak Mata, Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas

REPORTASEJABAR.COM -Tangerang, (GMOCT) – Rafli Ramadan (15), remaja tunarungu warga Kampung Baru, Desa Rawa Burung, Tangerang, menjadi korban penembakan senapan angin yang mengenai mata kirinya. Kejadian ini terjadi pada Senin, 17 Maret 2025, di sebuah gubuk dekat tempat peristirahatan bus di kawasan Tanah Tinggi, Jalan Daan Mogot Km-23, Kecamatan Tangerang. Keluarga korban mendesak untuk mengusut tuntas kasus ini dan memeriksa saksi kunci.

Menurut Angga Setiawan, kakak korban, keluarga baru mengetahui kejadian tersebut pada Senin malam pukul 19.00 WIB melalui telepon dari Mang Ule. Rafli ditemukan terkapar berlumuran darah. Keesokan harinya, Angga mengetahui bahwa Rafli mengalami luka tembak senapan angin di mata kiri, dengan proyektil masih bersarang di tengkorak. Operasi pengangkatan peluru berjalan lancar, namun Rafli masih dalam pemulihan. Keterbatasan komunikasi akibat ketunarunguan dan ketunawicaraan Rafli mempersulit pengungkapan kejadian.

Proses pelaporan ke kepolisian pun menemui kendala. Angga kesulitan membuat laporan di Polsek Tangerang Kota karena Kanit Reskrim, Ronald, yang berada di TKP, telah pulang. Setelah mendapatkan informasi bahwa korban masih di bawah umur, Polsek Tangerang Kota menyarankan keluarga melapor ke Polres Metro Tangerang Kota. Laporan resmi akhirnya diterbitkan dengan Nomor: LP/B/377/III/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya. Kanit Reskrim Polsek Tangerang Kota membenarkan pelimpahan kasus ke Polres Metro Tangerang Kota.

Kejanggalan muncul karena tidak ada saksi mata yang melihat penembakan. Mang Ule, pemilik gubuk, menyatakan Rafli bersama temannya, Rasyid, sebelum kejadian. Mereka biasanya membantu membersihkan bus dan mendapat imbalan. Senapan angin milik Mang Ule, yang biasanya disimpan rusak, telah diamankan polisi bersama proyektil. Mang Ule mengaku telah menghubungi ayah korban dan seorang polisi bernama Sulis setelah menemukan Rafli. Polisi yang datang ke TKP, menurut Mang Ule, tidak menggunakan sarung tangan saat mengamankan barang bukti.

Keluarga mempertanyakan mengapa Rasyid, yang terakhir bersama Rafli, belum diperiksa. Polisi sempat menduga Rafli menembak dirinya sendiri karena rasa penasaran, namun Angga membantahnya, mengingat keterbatasan penglihatan Rafli akibat katarak di mata kiri.

Keluarga mendesak pemeriksaan Rasyid dan berharap penyelidikan transparan dan tuntas. “Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan,” tegas Angga. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Informasi ini diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media online Bentengmerdeka yang tergabung dalam GMOCT. Kasus ini menyoroti pentingnya penanganan kasus yang melibatkan penyandang disabilitas dan perlunya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.

No Viral No Justice

Team/Red (Bentengmerdeka)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

Editor:

About Author

  • Related Posts

    Abdul Rouf Jadi Ketua Terpilih, Bupati KDS Minta BKPRMI Selaraskan Program Kerja dengan Pemkab Bandung

    Reportasejabar.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD)…

    Read more

    Continue reading
    Bupati dan Kadisdik Cianjur Diminta Tegas: Jangan Lindungi Oknum Guru yang Melakukan Penggelapan berdasarkan Pasal 468 KUHP

    Reportasejabar.com Kuasa Hukum CV.Presma Esta Utama menyampaikan kritik keras terhadap sikap tidak kooperatif seorang oknum guru SMP berinisial SP, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Buka Pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib, Bupati KDS: DMI Makin Aktif dan Eksis

    • By admin
    • April 25, 2026
    • 2 views
    Buka Pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib, Bupati KDS: DMI Makin Aktif dan Eksis

    Kasus Dugaan Penipuan di Baleagung, Dianggap Berlarut-larut dan Muncul  Banyak Pertanyaan Terkait Penanganan di Polsek Grabag, Polresta Magelang

    • By admin
    • April 25, 2026
    • 3 views
    Kasus Dugaan Penipuan di Baleagung, Dianggap Berlarut-larut dan Muncul  Banyak Pertanyaan Terkait Penanganan di Polsek Grabag, Polresta Magelang

    Abdul Rouf Jadi Ketua Terpilih, Bupati KDS Minta BKPRMI Selaraskan Program Kerja dengan Pemkab Bandung

    • By admin
    • April 25, 2026
    • 10 views
    Abdul Rouf Jadi Ketua Terpilih, Bupati KDS Minta BKPRMI Selaraskan Program Kerja dengan Pemkab Bandung

    Bupati dan Kadisdik Cianjur Diminta Tegas: Jangan Lindungi Oknum Guru yang Melakukan Penggelapan berdasarkan Pasal 468 KUHP

    • By admin
    • April 25, 2026
    • 16 views
    Bupati dan Kadisdik Cianjur Diminta Tegas: Jangan Lindungi Oknum Guru yang Melakukan Penggelapan berdasarkan Pasal 468 KUHP

    KDS Tekankan Peran LPK dalam Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru

    • By admin
    • April 24, 2026
    • 15 views
    KDS Tekankan Peran LPK dalam Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru

    Kurir Sabu Diciduk Ratusan Paket Siap Edar Diamankan Polisi

    • By admin
    • April 24, 2026
    • 11 views
    Kurir Sabu Diciduk  Ratusan Paket Siap Edar Diamankan Polisi