Sensus Desil Dipertanyakan, Data Warga Miskin Naik ke Desil 9–10 Picu Polemik


JAKARTA – Reportasejabar.com -Akurasi pendataan berbasis desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tengah menjadi sorotan. Sejumlah masyarakat, pengamat kebijakan publik, hingga Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mempertanyakan adanya perubahan status kesejahteraan warga yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.

Polemik mencuat setelah sejumlah warga yang secara faktual masih tergolong kurang mampu atau rentan justru tercatat berada pada desil tinggi, bahkan desil 9 dan 10. Perubahan tersebut berpotensi berdampak terhadap akses mereka terhadap berbagai program perlindungan sosial pemerintah.

Warga Kurang Mampu Masuk Desil Tinggi
Di sejumlah daerah, muncul laporan mengenai warga dengan pekerjaan dan penghasilan terbatas yang tiba-tiba masuk dalam kategori desil atas. Di antaranya pengemudi becak motor, pedagang makanan keliling, hingga pekerja dengan pendapatan sekitar upah minimum.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena klasifikasi desil menjadi salah satu basis dalam menentukan sasaran sejumlah program pemerintah.

Perubahan status juga dikhawatirkan berdampak pada keberlanjutan berbagai fasilitas sosial, seperti bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, maupun kepesertaan BPJS Kesehatan PBI bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

Persoalan semakin sensitif karena penggunaan data kesejahteraan juga mulai dikaitkan dengan kebijakan pembatasan akses terhadap sejumlah barang dan layanan yang diberikan secara bersubsidi.
Anggaran Besar, Akurasi Data Dipertanyakan
Sorotan tidak hanya tertuju pada hasil pendataan, tetapi juga tata kelola data sosial ekonomi nasional.

Sejumlah analis kebijakan menilai persoalan tersebut menunjukkan bahwa pembenahan basis data kemiskinan membutuhkan mekanisme verifikasi yang lebih kuat. Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pendataan dan pembaruan data juga menjadi perhatian publik.

Masyarakat mempertanyakan bagaimana kesalahan klasifikasi masih dapat terjadi apabila proses pendataan telah dilakukan dengan dukungan anggaran dan sistem digital berskala nasional.

Kritik tersebut pada akhirnya bermuara pada satu pertanyaan: seberapa akurat data yang digunakan pemerintah untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan perlindungan sosial?

Desil Bukan Ukuran Mutlak Kaya atau Miskin
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menjelaskan bahwa desil merupakan peringkat relatif tingkat kesejahteraan rumah tangga, bukan ukuran absolut yang secara sederhana membagi masyarakat menjadi kelompok miskin dan kaya.

Dalam sistem tersebut, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok berdasarkan posisi relatif kondisi sosial ekonominya. Dengan demikian, perubahan desil dapat terjadi apabila terdapat pembaruan variabel maupun perubahan kondisi ekonomi masyarakat.

Data sosial ekonomi juga bersifat dinamis sehingga status seseorang dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi ekonomi dan hasil pemutakhiran data.
Namun, penjelasan mengenai sifat dinamis tersebut belum sepenuhnya meredakan keresahan masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan klasifikasi yang tercantum dalam DTSEN.

Integrasi Banyak Sumber Data Jadi Sorotan
Perubahan desil disebut berkaitan dengan proses integrasi berbagai sumber data pemerintah. Data yang digunakan antara lain berasal dari basis data kesejahteraan sosial sebelumnya, data P3KE, data BKKBN, serta berbagai sumber pendataan lainnya.
Di tingkat daerah, muncul pula keluhan mengenai sejumlah indikator yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi ekonomi riil keluarga.

Kepemilikan atau penggunaan fasilitas keuangan tertentu, misalnya, dikhawatirkan dapat memengaruhi penilaian kesejahteraan apabila tidak dibaca bersama dengan variabel lain.

Karena itu, masyarakat menilai proses pemutakhiran data seharusnya tidak hanya mengandalkan sistem administrasi dan integrasi data, tetapi juga memperkuat verifikasi faktual di lapangan.
Pemerintah Diminta Buka Ruang Koreksi.

Pemerintah bersama kementerian/lembaga terkait dan BPS disebut terus melakukan evaluasi terhadap metodologi dan kualitas DTSEN. Penanganan terhadap data yang tidak sesuai juga diarahkan dilakukan berdasarkan kasus masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting karena kesalahan klasifikasi bukan sekadar persoalan angka dalam database. Jika data yang keliru digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan, dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Karena itu, pemerintah dituntut memastikan mekanisme koreksi berjalan cepat, mudah, transparan, dan tidak membebani warga yang justru sedang membutuhkan bantuan.
Warga Bisa Mengajukan Sanggahan
Bagi masyarakat yang merasa status desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, terdapat mekanisme untuk mengajukan keberatan dan pemutakhiran data.

Salah satunya melalui aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial. Masyarakat dapat menyampaikan keberatan sekaligus melakukan verifikasi terhadap kondisi sosial ekonomi keluarganya.

Selain itu, warga dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk berkoordinasi dengan operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Data dan kondisi faktual masyarakat selanjutnya dapat diusulkan untuk dilakukan pemutakhiran sesuai mekanisme yang berlaku.

Polemik desil ini pada akhirnya menjadi pengingat bahwa akurasi data merupakan fondasi utama kebijakan perlindungan sosial. Data yang tepat dapat memastikan bantuan pemerintah sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, sementara data yang keliru berpotensi membuat masyarakat rentan justru kehilangan haknya.

Karena itu, evaluasi DTSEN tidak hanya dituntut menghasilkan sistem pendataan yang semakin canggih, tetapi juga harus mampu memastikan bahwa angka dan klasifikasi di dalam sistem benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan.


Penulis adalah Pengamat Kebijakan Publik yang  menggeluti dunia Jurnalistik.
Sumber Artikel dari berbagai investigasi dan media sosial.

Oleh : Mulyana Rachman Kartawidjaya
Ketua Forum Mata Jurnalis Indonesia

About Author

Related Posts

Tidak Sesuai Fakta, GMNI Laporkan FKDT Kabupaten Garut Ke Polisi Terkait Amanah Hibah 3,8M

Garut. Reportasejabar.com Lembaga pendidikan agama yang seharusnya menjadi teladan kejujuran justru terjerat dugaan ketidakjujuran yang serius. Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Garut telah melaporkan temuan Badan Pemeriksa…

Read more

Continue reading
PKS Sudah Berakhir Pengiriman masih Berjalan, Siapa di Balik Dugaan Getah Pinus Ilegal PT EMB?

PEKALONGAN, Reportasejabar.com Sabtu 29 Agustus 2026 — Dugaan persoalan legalitas dalam rantai pasok getah pinus yang masuk ke PT EMB, yang berkantor di Jalan Raya Warungasem, Watusalam Kidul, Desa Watusalam,…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Sensus Desil Dipertanyakan, Data Warga Miskin Naik ke Desil 9–10 Picu Polemik

  • By admin
  • September 1, 2026
  • 8 views
Sensus Desil Dipertanyakan, Data Warga Miskin Naik ke Desil 9–10 Picu Polemik

Raperda Gedung RSUD dan Inspektorat Disahkan, Perubahan KUA PPAS 2026 dan KUA PPAS 2027 Disepakati

  • By admin
  • September 1, 2026
  • 10 views
Raperda Gedung RSUD dan Inspektorat Disahkan, Perubahan KUA PPAS 2026 dan KUA PPAS 2027 Disepakati

KDS: Sawah Jadi LP2B, Petani Harus Dapat Reward dan Jaminan Infrastruktur

  • By admin
  • September 1, 2026
  • 9 views
KDS: Sawah Jadi LP2B, Petani Harus Dapat Reward dan Jaminan Infrastruktur

KDS Dukung Raperda Pornografi, Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

  • By admin
  • September 1, 2026
  • 12 views
KDS Dukung Raperda Pornografi, Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Jembatan Pongpet Miring Saat Peresmian, TNI AD Luruskan Fakta Kondisi dan Penyebabnya

  • By admin
  • Agustus 31, 2026
  • 7 views
Jembatan Pongpet Miring Saat Peresmian, TNI AD Luruskan Fakta Kondisi dan Penyebabnya

Polda Jabar Ringkus Jaringan Eksploitasi Anak Lintas Wilayah, 8 Orang Jadi Tersangka

  • By admin
  • Agustus 31, 2026
  • 8 views
Polda Jabar Ringkus Jaringan Eksploitasi Anak Lintas Wilayah, 8 Orang Jadi Tersangka

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi

  • By admin
  • Agustus 31, 2026
  • 9 views
Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi

KDS Lantik Kepala Desa Jelegong dan Anggota BPD, Tekankan Kemitraan Sejajar untuk Kemajuan Desa

  • By admin
  • Agustus 31, 2026
  • 10 views
KDS Lantik Kepala Desa Jelegong dan Anggota BPD, Tekankan Kemitraan Sejajar untuk Kemajuan Desa

KDS Tegaskan Sertifikasi Tanah Wakaf Masuk 57 Rencana Aksi Kabupaten Bandung

  • By admin
  • Agustus 31, 2026
  • 12 views
KDS Tegaskan Sertifikasi Tanah Wakaf Masuk 57 Rencana Aksi Kabupaten Bandung

Polda Jabar Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Jabar

  • By admin
  • Agustus 30, 2026
  • 7 views
Polda Jabar Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Jabar

Tak Sekadar Antar Orang dan Barang,  Ojol di Cimahi Jadi Mata-Telinga Polisi,  di Jalanan

  • By admin
  • Agustus 30, 2026
  • 11 views
Tak Sekadar Antar Orang dan Barang,  Ojol di Cimahi Jadi Mata-Telinga Polisi,  di Jalanan

Kabupaten Bandung Ukir Prestasi, Raih Penghargaan Best Local Branding di APKASI Otonomi Expo 2026

  • By admin
  • Agustus 30, 2026
  • 9 views
Kabupaten Bandung Ukir Prestasi, Raih Penghargaan Best Local Branding di APKASI Otonomi Expo 2026

Tidak Sesuai Fakta, GMNI Laporkan FKDT Kabupaten Garut Ke Polisi Terkait Amanah Hibah 3,8M

  • By admin
  • Agustus 30, 2026
  • 10 views
Tidak Sesuai Fakta, GMNI Laporkan FKDT Kabupaten Garut Ke Polisi Terkait Amanah Hibah 3,8M

PKS Sudah Berakhir Pengiriman masih Berjalan, Siapa di Balik Dugaan Getah Pinus Ilegal PT EMB?

  • By admin
  • Agustus 29, 2026
  • 12 views
PKS Sudah Berakhir Pengiriman masih Berjalan, Siapa di Balik Dugaan Getah Pinus Ilegal PT EMB?

Puncak HUT RI ke-81 Desa Cimenyan Gelar Pagelaran Wayang Golek dan Pembagian 40 Akta Cerai Gratis

  • By admin
  • Agustus 29, 2026
  • 24 views
Puncak HUT RI ke-81 Desa Cimenyan Gelar Pagelaran Wayang Golek dan Pembagian 40 Akta Cerai Gratis

RW 06 Padasuka Gelar Puncak Peringatan HUT RI ke-81, Lurah Padasuka Bagikan Piala Karnaval 

  • By admin
  • Agustus 29, 2026
  • 20 views
RW 06 Padasuka Gelar Puncak Peringatan HUT RI ke-81, Lurah Padasuka Bagikan Piala Karnaval 

PT. Bina Indocipta Andalan Menyelenggarakan Webinar. Kupas Tuntas Transfer Pricing Documentation 2026

  • By admin
  • Agustus 29, 2026
  • 11 views
PT. Bina Indocipta Andalan Menyelenggarakan Webinar. Kupas Tuntas Transfer Pricing Documentation 2026

Kepala Dinas Disperkimtan Tinjau Pembangunan TPT di Desa Padasuka, Pastikan Sesuai Rencana dan Aman

  • By admin
  • Agustus 29, 2026
  • 15 views
Kepala Dinas Disperkimtan Tinjau Pembangunan TPT di Desa Padasuka, Pastikan Sesuai Rencana dan Aman

Tradisi dan Sertijab Dandim 0618/Kota Bandung, Pangdam III/Siliwangi Tekankan Penguatan Sinergitas dan Pembinaan Teritorial

  • By admin
  • Agustus 28, 2026
  • 29 views
Tradisi dan Sertijab Dandim 0618/Kota Bandung, Pangdam III/Siliwangi Tekankan Penguatan Sinergitas dan Pembinaan Teritorial

Aktivis Jabar Dorong Ketum PAN Copot Ketua Fraksi PAN DPRD KBB, Soroti Dugaan Mangkir Tugas

  • By admin
  • Agustus 28, 2026
  • 40 views
Aktivis Jabar Dorong Ketum PAN Copot Ketua Fraksi PAN DPRD KBB, Soroti Dugaan Mangkir Tugas

Cegah Kecelakaan Berulang FKPPI  Besama  Dishub Kota Badung, Pasang Rambu Peringatan di Jalan Laswi

  • By admin
  • Agustus 28, 2026
  • 47 views
Cegah Kecelakaan Berulang FKPPI  Besama  Dishub Kota Badung, Pasang Rambu Peringatan di Jalan Laswi

Tolak Pelantikan dan Tungtut Pemberhentian Ketua RT

  • By admin
  • Agustus 28, 2026
  • 27 views
Tolak Pelantikan dan Tungtut Pemberhentian Ketua RT

KDS Dorong APKASI Otonomi Expo Jadi Ruang Perluas Jejaring dan Promosi Potensi Daerah

  • By admin
  • Agustus 28, 2026
  • 23 views
KDS Dorong APKASI Otonomi Expo Jadi Ruang Perluas Jejaring dan Promosi Potensi Daerah

Kepala Bidang Pajak 1 Bersama Inspektorat Kab. bandung Bahas Optimalisasi  Pajak Daerah yang Transparan dan Bebas Korupsi

  • By admin
  • Agustus 27, 2026
  • 23 views
Kepala Bidang Pajak 1 Bersama Inspektorat Kab. bandung Bahas Optimalisasi  Pajak Daerah yang Transparan dan Bebas Korupsi

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

  • By admin
  • Agustus 27, 2026
  • 22 views
Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026