KABUPATEN BANDUNG, Reportasejabar.com Sebagian masyarakat di Kabupaten Bandung saat ini menghadapi kesulitan serius dalam mencari lokasi pemakaman ketika ada warga yang meninggal dunia. Padatnya jumlah penduduk serta keterbatasan lahan membuat sejumlah wilayah tidak lagi memiliki tempat pemakaman umum (TPU) yang memadai.
Kondisi tersebut dialami warga di wilayah Sayati, Sukamenak, dan Margahayu. Bahkan, dalam beberapa kasus, keluarga dan pengurus masjid harus mencari lokasi pemakaman hingga ke wilayah lain karena ketiadaan lahan di daerahnya sendiri.
Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menginstruksikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung untuk segera mengambil langkah konkret.
“Kondisi ini sudah lama dikeluhkan oleh warga dan para tokoh masyarakat di Sayati dan Margahayu. Saya minta Disperkimtan segera menyelesaikan persoalan ini. Bila perlu, lakukan pembelian lahan khusus pemakaman agar masyarakat tidak terus kesulitan,” tegas Kang DS saat memberikan arahan pada kegiatan Silaturahmi, Kunjungan Kerja, dan Koordinasi Rencana Kerja Tahun 2026 Dinas Perkimtan Kabupaten Bandung, Kamis (8/1/2026).
Kang DS juga menginstruksikan Perkimtan untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh lahan pemakaman, baik yang dimiliki keluarga, pemerintah daerah, perumahan, maupun yang bersifat umum.
“Saya minta segera didata secara detail berapa jumlah dan kondisi TPU di Kabupaten Bandung, supaya kita tahu betul berapa kebutuhan lahan pemakaman ke depan. Bila memang kurang, segera siapkan dan beli lahan baru. Jangan hanya memikirkan pembangunan untuk warga yang masih hidup, tetapi juga siapkan kebutuhan bagi warga yang meninggal dunia,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kang DS juga menyoroti persoalan lingkungan yang masih menjadi perhatian serius, terutama tumpukan sampah serta kerusakan saluran drainase dan kirmir di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut kerap menyebabkan genangan air dan memperparah kebersihan lingkungan saat hujan turun.
“Saya minta persoalan ini segera diselesaikan oleh dinas terkait. Jangan dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tandasnya di hadapan para kepala OPD yang hadir.
(Sumber: Diskominfo Kabupaten Bandung)
Red. TS







