REPORTASEJABAR.COM -Mengawali tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung membagikan sebanyak 2.000 ikat kangkung kepada masyarakat, sebagai bentuk aksi nyata mendukung ketahanan pangan.
Yoel Yosaphat, Ketua DPD PSI Kota Bandung mengatakan, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari program besar, melainkan dari langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan warga.
“Tahun 2026 bukan cuma soal resolusi, tapi soal aksi. Kangkung memang sederhana, tapi dari yang sederhana inilah ketahanan pangan dimulai,” ujar Yoel, di sela kegiatan, Minggu, 4 Januari 2026.
Menurutnya, kangkung dipilih karena mudah ditanam dan dapat diakses oleh siapa saja, baik di halaman rumah, pot kecil, maupun di lingkungan perkotaan yang terbatas lahan.
Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara DPD PSI Kota Bandung dan DPW PSI Jawa Barat. Keduanya menilai, program ketahanan pangan nasional tidak akan berjalan kuat tanpa adanya gerakan konkret di tingkat lokal.
“Ketahanan dan kedaulatan pangan bukan hanya urusan pemerintah, tapi urusan kita semua. Kami memilih untuk memulainya dari yang paling dekat dengan masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini didistribusikan secara serentak di beberapa titik di Kota Bandung. PSI Kota Bandung berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pangan yang mudah diakses dan berkelanjutan, demi terwujudnya Indonesia yang lebih berdaulat pangan.
Red.







