BANDUNG Reportasejabar.com -Upaya konfirmasi awak media terkait maraknya dugaan penyebaran video tidak senonoh yang diduga melibatkan empat orang siswa dan satu oknum guru di SMP Negeri 17 Kota Bandung menemui kendala, terkesan sekolah terkesan menghindar dan mengarahkan semua pertanyaan ke Dinas Pendidikan.
Saat awak media mendatangi lokasi sekolah, Kepala Sekolah SMPN 17 Bandung dikabarkan sedang berangkat ke Dinas Pendidikan. Petugas piket yang berada di lokasi menyampaikan hal yang sama ketika ditanyakan kembali, dan mempersilakan awak media untuk masuk melalui pintu nomor 3.
Sesampainya di dalam, awak media berkesempatan bertemu dengan Wakil Kepala Sekolah. Muhamad Saepuloh Namun, ketika ditanyakan kebenaran informasi terkait dugaan penyebaran konten tidak senonoh tersebut, Wakil Kepala Sekolah tidak memberikan penjelasan apa pun.
“Silakan ke Dinas saja, konfirmasi langsung ke Disdik,” jawab singkat Wakil Kepala Sekolah sebelum mengakhiri percakapan.
Menurut pamanya dalam Wawancara Resmi di kantor Disdik Kota Bang mengatakan
“Jelas di sini terlihat kelalaian yang bersumber dari sekolah. Persoalan ini bukan hanya menimpa anak saya sendiri, ternyata sudah terjadi berulang kali — baik perbuatan asusila maupun penyebaran konten yang merugikan. Konten tersebut bisa menyebar dengan begitu mudah dan cepat, itu membuktikan pengawasan dari tenaga pengajar kurang berjalan baik,” ucapnya.
Dalam pemberiataan dengan judul : Keluarga Korban Tuntut Disdik Kota Bandung Turun Langsung: Ada Kelalaian, Minta Sanksi Teguran Bagi Pengajar –
https://reportasejabar.com/2026/10/07/keluarga-korban-tuntut-disdik-kota-bandung-turun-langsung-ada-kelalaian-minta-sanksi-teguran-bagi-pengajar/
Hingga saat ini, belum terdapat penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Bandung terkait dugaan tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut guna mendapatkan kejelasan yang transparan bagi publik.
Redaksi Reportasejabar.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait sesuai prinsip keberimbangan dalam karya jurnalistik.
Red

























