Ketum AKKOPSI Dadang Supriatna Dukung Penuh Deklarasi 42 Kepala Daerah Papua Perangi TBC

REPORTASEJABAR.COM +Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026.

Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini dijadikan landasan kerja serentak oleh bupati dan walikota se-Papua dalam pemberantasan TBC melalui Penguatan Higiene Sanitasi dan Akselerasi Quality Control SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya menyambut baik Deklarasi Pemberantasan TBC, meski kita tahu bahwa kesehatan bukan urusan pemerintah saja, tapi tanggung jawab bersama. Semua harus ikut menjaga lingkungan bebas penyakit,” kata KDS.

Ketum AKKOPSI menekankan, sanitasi lingkungan merupakan upaya nyata yang dapat dilakukan dalam mendorong percepatan eliminasi TBC di wilayah Tanah Papua.

“Upaya nyata ini diperkuat dengan adanya deklarasi 42 Kepala Daerah yang meliputi bupati dan walikota se-Tanah Papua,” tandas KDS.

Menurutnya, kegiatan ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menangani masalah kesehatan utama di Papua.

“Tidak hanya lewat pengobatan medis, tetapi dengan menyentuh akar masalahnya, yaitu kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Prof Arif Sumantri menambahkan, peran ahli kesehatan lingkungan sangat vital mendampingi pemerintah daerah.

“Mulai dari penyusunan aturan, pelatihan teknis, hingga pengawasan lapangan, agar target bebas TBC di Papua bisa tercapai lebih cepat dari target nasional,” ujar Agung.

Berikut 7 Poin Deklarasi Sorong:

Puncak kegiatan ini adalah penyatuan tekad dalam tujuh poin komitmen bersama yang disebut Deklarasi Sorong, ditandatangani seluruh kepala daerah sebagai panduan kerja nyata ke depan:

  1. Percepat eliminasi TBC lewat sanitasi berbasis komunitas: perbaikan rumah sehat, air bersih, ventilasi baik, kendali kepadatan, dan perubahan perilaku hidup bersih.
  2. Bangun integrasi lintas sektor antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh adat, agama, akademisi, dunia usaha, dan kader masyarakat demi sistem pencegahan yang kuat dan berkelanjutan.
  3. Perkuat kendali mutu dan higiene di seluruh SPPG dalam Program MBG, sebagai langkah cegah keracunan pangan serta pastikan keamanan dan gizi makanan bagi masyarakat.
  4. Kembangkan pemantauan lingkungan berbasis komunitas, memberdayakan kader kesehatan, kader TBC, PKK, sekolah, pesantren, gereja, dan komunitas adat sebagai pengawas lingkungan.
  5. Tingkatkan kapasitas SDM kesehatan lingkungan, agar andal dalam pengawasan sanitasi, inspeksi pangan, kendali risiko lingkungan, dan edukasi masyarakat.
  6. Jadikan Tanah Papua model nasional pembangunan kesehatan berbasis kearifan lokal, solidaritas komunitas, dan kelestarian lingkungan.
  7. Ajak seluruh masyarakat Papua menjaga tanah, air, udara, dan pangan sebagai amanah leluhur serta warisan berharga bagi generasi mendatang.

Sanitasi dan Keamanan Pangan Penentu Keberhasilan

Selain eliminasi TBC, keamanan pangan dalam Program MBG jadi fokus utama. Para kepala daerah sepakat, pemberian makanan bergizi tak akan efektif jika tidak aman dan bersih. Oleh sebab itu, standar higiene mulai pengolahan hingga penyajian harus dikontrol ketat.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan besar, agar Sorong dan seluruh Tanah Papua tak hanya menjadi wilayah yang sehat, tapi juga teladan nasional dalam membangun kesehatan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan tumbuh dari kekuatan komunitasnya sendiri.(Tri)

About Author

Related Posts

Coaching Clinic Tertib Lalu Lintas Jadi Wadah Edukasi Ojol Kamtibnas Se-Jawa Barat

REPORTASEJABAR.COM -Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menggelar kegiatan Polantas Menyapa Gathering Ojol Kamtibmas Se-Wilkum Polda Jabar yang salah satu rangkaiannya adalah…

Read more

Continue reading
Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 18 yang membahas Raperda Perseroda BPR Kota Bandung

REPORTASEJABAR.COM -Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) 18 DPRD Kota Bandung yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung, telah…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Coaching Clinic Tertib Lalu Lintas Jadi Wadah Edukasi Ojol Kamtibnas Se-Jawa Barat

  • By admin
  • Juni 20, 2026
  • 11 views
Coaching Clinic Tertib Lalu Lintas Jadi Wadah Edukasi Ojol Kamtibnas Se-Jawa Barat

Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 18 yang membahas Raperda Perseroda BPR Kota Bandung

  • By admin
  • Juni 20, 2026
  • 12 views
Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 18 yang membahas Raperda Perseroda BPR Kota Bandung

Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 17 yang Membahas Raperda Pembangunan Gedung RSUD dan Inspektorat

  • By admin
  • Juni 20, 2026
  • 11 views
Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 17 yang Membahas Raperda Pembangunan Gedung RSUD dan Inspektorat

Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 16 yang akan Membahas Raperda Pengelolaan Sampah

  • By admin
  • Juni 20, 2026
  • 10 views
Susunan Pimpinan dan Anggota Pansus 16 yang akan Membahas Raperda Pengelolaan Sampah

KDS Kembali ke Kampung Mahmud, Pastikan Insentif Guru Ngaji Tetap Berlanjut

  • By admin
  • Juni 19, 2026
  • 21 views
KDS Kembali ke Kampung Mahmud, Pastikan Insentif Guru Ngaji Tetap Berlanjut

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, KDS Tegaskan Komitmen Hadirkan Regulasi Berkualitas

  • By admin
  • Juni 19, 2026
  • 13 views
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, KDS Tegaskan Komitmen Hadirkan Regulasi Berkualitas