Ironi Swasembada Pangan: Petani Ciamis Dipersulit Beli Pupuk, Menteri Pertanian Didesak Turun Tangan

REPORTASEJABAR.COM Rabu, 15 April — Suara keras datang dari akar rumput sektor pertanian. Bono Suwarno, seorang anak petani asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi distribusi pupuk yang dinilai semakin menyulitkan petani kecil. Ia mendesak Menteri Pertanian untuk segera turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wilayah tersebut.

Menurut Bono, realita di lapangan jauh dari narasi swasembada pangan yang kerap digaungkan pemerintah. Petani di Ciamis justru menghadapi kesulitan mendasar, yakni memperoleh pupuk bersubsidi meskipun telah memenuhi syarat administratif seperti membawa KTP. Kondisi ini dinilai sangat ironis dan mencederai semangat kemandirian pangan nasional.

“Katanya mau swasembada pangan, tapi untuk beli pupuk saja petani dipersulit. Kami sudah bawa KTP, tapi tetap saja tidak mudah mendapatkannya,” ujar Bono dengan nada kecewa. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya dialaminya, tetapi juga dirasakan oleh banyak petani lain di daerah tersebut.

Keluhan ini membuka dugaan adanya masalah serius dalam rantai distribusi pupuk bersubsidi, mulai dari mekanisme penyaluran hingga potensi penyimpangan di tingkat lapangan. Jika tidak segera ditangani, hal ini berpotensi menghambat produktivitas pertanian dan memperparah kesejahteraan petani kecil.

Bono juga menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi pupuk, termasuk transparansi data penerima dan pengawasan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyaluran. Ia berharap pemerintah tidak hanya berhenti pada kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar memastikan implementasinya tepat sasaran.

Seruan untuk sidak kepada Menteri Pertanian bukan tanpa alasan. Kehadiran langsung pemerintah pusat dinilai penting untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memutus mata rantai persoalan yang selama ini dikeluhkan petani. Langkah tegas diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan petani terhadap program pemerintah.

Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produksi pangan yang tinggi, petani seharusnya mendapatkan kemudahan, bukan hambatan. Apa yang terjadi di Ciamis menjadi alarm keras bahwa masih ada persoalan mendasar yang harus segera dibenahi agar cita-cita swasembada pangan tidak hanya menjadi slogan, melainkan kenyataan yang berpihak pada petani.

Tim

About Author

Related Posts

Sinergi BRI dan Polda Jabar, Ambulance Mini ICU Diserahkan untuk Dukung Tugas Kemanusiaan

Reportasejabar.com Sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kemanusiaan dan kesehatan, BRI menyerahkan bantuan simbolis berupa Ambulance Mini ICU kepada Polda Jawa Barat. Penyerahan dilakukan di Mapolda Jabar pada Senin (15/6/2026) dan…

Read more

Continue reading
Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

KABUPATEN BANDUNG- Reportasejabar.com Bupati Bandung, Dadang Supriatna kembali melanjutkan tradisi membagikan kain kafan kepada masyarakat pada malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Pembagian kain kafan akan dilaksanakan di…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Sinergi BRI dan Polda Jabar, Ambulance Mini ICU Diserahkan untuk Dukung Tugas Kemanusiaan

  • By admin
  • Juni 15, 2026
  • 1 views

Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

  • By admin
  • Juni 15, 2026
  • 5 views
Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

  • By admin
  • Juni 15, 2026
  • 6 views
Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 11 views
Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 14 views
Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 15 views
Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan