Komisi IV Dorong Perwal Pelaksana Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Segera Terbit

REPORTASEJABAR.COM -Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung menyelenggarakan rapat kerja bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung dalam rangka silaturahmi sekaligus evaluasi terhadap program dan kegiatan Triwulan I dan rencana kerja Triwulan II Tahun 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Selasa, 31 Maret 2026.

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IV, H. Rizal Khairul, S.I.P., M.I.P., dan drg. Maya Himawati, Sp.Orto.

Rapat ini juga diikuti oleh para anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung yakni, H. Soni Daniswara, S.E.; Christian Julianto Budiman; H. Deni Nursani, S.Pd.I.; drg. Susi Sulastri; Elton Agus Marjan, S.E.; Muhamad Syahlevi Erwin Apandi; dan Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dan perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bandung. Salah satunya percepatan pembentukan dan penerbitan peraturan wali kota (Perwal) sebagai turunan dari Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

“Perda ini sudah ada sejak 2018, namun hingga kini Perwalnya belum terbit. Padahal ini merupakan mandat yang harus dilaksanakan. Pemerintah daerah tidak bisa mengabaikan karena ini menyangkut kesejahteraan buruh dan para tenaga kerja lainnya,” ujarnya.

Iman Lestariyono menjelaskan, di samping pembentukan dan penerbitan Perwal Kota Bandung, pihaknya pun menyoroti beberapa program yang belum terealisasi di antaranya penyediaan sembako murah bagi buruh serta fasilitas transportasi seperti bus gratis untuk pekerja.

Komisi IV DPRD Kota Bandung juga menyoroti terkait perubahan kebijakan pelatihan kerja di Disnaker yang kini lebih berfokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi. Perubahan tersebut pada dasarnya baik, namun perlu diimbangi dengan pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak mempermasalahkan fokus pada kompetensi, tetapi perubahan yang terlalu drastis akan membuat masyarakat kaget. Pelatihan vokasi tetap penting karena lebih cepat dan aplikatif, serta bisa menjadi bekal dasar untuk bekerja maupun berwirausaha,” ucapnya.

Selain itu, terkait perlunya perlindungan bagi pekerja migran. Terlebih isu pekerja migran ilegal yang menjadi korban penipuan juga menjadi perhatian serius Komisi IV. Beberapa kasus yang melibatkan warga Kota Bandung telah diupayakan penyelesaiannya melalui advokasi.

“Kita masih memiliki PR dalam memberikan perlindungan kepada warga, khususnya terkait pekerja migran. Edukasi dan pengawasan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Iman.

Pengangguran Masih Tinggi

Komisi IV mencatat bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung masih berada di atas 7 persen, lebih tinggi dibandingkan tingkat provinsi maupun nasional.

“Masalah pengangguran ini tidak bisa diserahkan hanya kepada Disnaker. Harus ada kolaborasi lintas dinas dan pendekatan bersama agar bisa ditekan sehingga implementasi nyata dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Iman Lestariyono menegaskan bahwa seluruh masukan dalam rapat kerja harus ditindaklanjuti secara konkret. Ia juga menekankan pentingnya kemitraan antara DPRD dan pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan.

“Kami berharap masukan ini tidak berhenti pada diskusi atau sekadar forum. Harus dikawal hingga implementasi. Jika belum bisa dilaksanakan, maka harus ada penjelasan yang transparan kepada masyarakat. Kita ingin seluruh warga Kota Bandung, apapun status pekerjaannya, tetap memiliki penghasilan dan kehidupan yang layak,” katanya.

Red.

About Author

  • Related Posts

    KDS Siap Bantu Perkembangan Pesantren di Kabupaten Bandung

    KABUPATEN BANDUNG Reportasejabar.com Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS berharap pondok pesantren di Kabupaten Bandung memiliki ciri khas yang mampu mendukung program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.…

    Read more

    Continue reading
    KDS Sebut Penghimpunan Kurban Baznas Kabupaten Bandung Naik Signifikan Tembus Rp2,1 Miliar

    Reportasejabar.com Penghimpunan dana kurban melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung pada momentum Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai lebih dari Rp2,1 miliar hingga Kamis, 28 Mei 2026. Capaian tersebut…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 7 views
    Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

    Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 10 views
    Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan

    KDS Siap Bantu Perkembangan Pesantren di Kabupaten Bandung

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 14 views
    KDS Siap Bantu Perkembangan Pesantren di Kabupaten Bandung

    AGUNG SULISTIO: MBG Terancam Gagal Total, Presiden Diminta Copot Waka BGN Nanik S. Deyang

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 14 views
    AGUNG SULISTIO: MBG Terancam Gagal Total, Presiden Diminta Copot Waka BGN Nanik S. Deyang

    Polda Jabar Sembelih dan Distribusikan 160 Hewan Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 12 views
    Polda Jabar Sembelih dan Distribusikan 160 Hewan Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026

    KDS Sebut Penghimpunan Kurban Baznas Kabupaten Bandung Naik Signifikan Tembus Rp2,1 Miliar

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 13 views
    KDS Sebut Penghimpunan Kurban Baznas Kabupaten Bandung Naik Signifikan Tembus Rp2,1 Miliar