TPS3R Alih Fungsi Jadi Kandang Ayam, Mesinpun Raib Entah Kemana, Ratusan Juta Uang Negara Sia-Sia

Kab Bandung Reportasejabar.com – TPS3R Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot tampak semraut, konon TPS3R menjadi percontohan terbaik se-Kabupaten Bandung. Ironinya, berbanding terbalik, fakta dilapangan TPS3R cukup miris dan sangat kumuh bahkan sempat tidak jalan, sehingga mesin pemisah sampah dan pembakarannya entah kemana, isunya ada yang menggeser atau mengambilnya akibat ada kesepakatan kedua belah pihak, Kamis (19/02).

Perlu diketahui, TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle) adalah sistem pengelolaan sampah komunal berbasis masyarakat untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Fasilitas ini berfokus pada pemilahan, pengomposan organik, dan daur ulang anorganik, didukung oleh KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat), sehingga sampah menyisahkan residu untuk dibuang ke TPA.

Melihat langsung ke lokasi, bahwa TPS3R Desa Cangkuang Wetan menjadi kandang ayam, dan kantornya pun tidak di huni menjadi tempat magot dan berbau khas kotoran ayam. Bahkan lingkungan sekitar tampak asal saja, banyak sampah dibakar secara semraut di beberapa titik menimbulkan polusi udara dan bahkan mencemari lingkungan sekitar.

Menurut keterangan pengurus kandang ayam, yah ini benar bagian dari TPS3R kantornya sebelah, saat ini pindah geser kesana yang ada tumpukan sampah lagi dibakar, dari pada gak terpakai sempet gak jalan tps nya jadi buat kandang ayam, “ucapnya sambil bekerja urus ayamnya.

“Kandang ayam ini mah beda kepengurusan, ada lagi orangnya klo tps3r ada pa tarlan dia sering di sana tempat pembakaran, jadi ini buat kandang ayam dan tempat pengumpulan rongsok sebelahnya, selebihnya yah lihat saja seperti itu, yah beda-beda memang yang urusnya.

Melihat langsung tempat pembakaran sampah yang cukup kumuh dan menambah juga penyumbang polusi udara karena masih memakai ineserator, sampah juga variasi basah dan kering yang masuk ke tungku untuk dibakar. Salah seorang pekerja mengatakan bahwa pengelola pa tarlan ada di kantor meraglh putih.

Menurut penjelasan pa tarlan, saya hanya seketaris di TPS3R ini, ada ketuanya dulu namun vakum atau gak pernah masuk, jadi saya yang urus ini semua selaku penanggung jawab TPS3R. Saya urus semua pekerja sampah sampai penagihan, dulu memang di sebelah sana kantor dan semuanya termasuk pemilihan sampah, karena ada mesinnya.

Tarlan mempertegas, sempet jalan 3 tahun dan lalu berhenti saat itu masih lengkap semua termasuk mesinhya juga ada, namun entah kenapa mesin di tps3r tidak ada, saya juga tidak tahu, kalau mesin yang ini belakangan adanya, mesin yang di depan dulu bersma jadinya gedung itu, yang saat ini jadi kandang ayam, dan sebelahnya tempat rongsok, “ungkap tarlan.

Hal hasil, dari depan geser ke sini pak, yah sekarang kumpul disini sampahnya juga di tumpuk disini sekarang, di olah di bakar itu sama pekerja, saya juga yang bertanggung jawab semuanya operasional dan gaji mereka semua. Kadang saya juga bingung pak, gimana caranya ini sementara, gak ada yang dukung pak, “keluhnya.

Perlu diketahui, bahwa TPS3R itu lengkap dengan isinya untuk bisa operasional mengelola sampah lingkungan dan warga sekitar. Ratusan juta Aggaran Negara akan sia-sia jika TPS3R menjadi kandang ayam. Patut diduga ada pemain yang memanfaatkan anggaran negara di Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot.

Tim

About Author

Related Posts

Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

Jakarta –Reportasejabar.com Sinergi dan soliditas antara Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan pengamanan aksi penyampaian pendapat yang dilakukan oleh mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM…

Read more

Continue reading
Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

KUNINGAN – Reportasejabar.com Dugaan mark up dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 2 Sindangagung, Kabupaten Kuningan, terus menjadi sorotan publik. Kasus yang mencuat melalui pemberitaan media SBI…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 8 views
Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 11 views
Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 13 views
Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

Pangdam III/Slw Pimpin Upacara Hut Menwa Mahawarman yang Ke 67 Tahun 2026

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 21 views
Pangdam III/Slw Pimpin Upacara Hut Menwa Mahawarman yang Ke 67 Tahun 2026

LPK-RI Desak Penegak Hukum Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana BOS dan Lindungi Kebebasan Pers di Kuningan

  • By admin
  • Juni 14, 2026
  • 15 views
LPK-RI Desak Penegak Hukum Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana BOS dan Lindungi Kebebasan Pers di Kuningan

Kapolda Jabar Ajak Personel Jaga Kebugaran Melalui Lari Bersama

  • By admin
  • Juni 13, 2026
  • 17 views
Kapolda Jabar Ajak Personel Jaga Kebugaran Melalui Lari Bersama