Bandung Masih di Persimpangan Jalan

SETAHUN sudah Bandung kembali.memiliki wali kota definitif di bawah kepemimpinan Farhan Erwin. Harapan publik saat itu begitu besar: perubahan nyata, percepatan pembenahan kota, dan lahirnya inovasi untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini membelit Kota Bandung.

Namun setelah satu tahun berjalan, pertanyaan publik semakin menguat: di mana gebrakan yang dijanjikan?

Bandung hari ini seperti berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, kota  Bandung  sebagai Ibukota Jawa Barat yang telah berkembang menjadi kota metropolitan dengan core business menurut RTRW sebagai  kota jasa dan perdagangan  memiliki karakteristik yang unik dengan tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi (high density). Dilihat dari  letak geografis berada di cekungan Bandung  sehingga  dari perspektif fisik lingkungan kota ini terakumulasi dan terpusat  dan potensial terjadi degradasi lingkungan apabila tidak dikelola dengan arif  yang dapat mempengaruhi ekosistem perkotaan di Kota Bandung. Sebagai kota jasa dan perdagangan banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan seperti  ekonomi kreatif, digitalisasi dan teknologi, pusat pendidikan dan tempat terjadinya transaksional ekonomi  dan pariwisata. Namun secara faktual di lapangan masalah perkotaan  justru semakin kompleks  seperti  masalah sampah yang menumpuk di beberapa titik dan ruas jalan, kemacetan lalulintas, kerusakan jalan hingga banjir yang terus berulang. Hal ini kalau dibiarkan dan tidak dibenahi dengan sistem pengelolaan yang baik maka akan menciptakan kesemrawutan kota Bandung sebagai etalase Jawa Barat disamping  penurunan kualitas lingkungan  yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas hidup masyarakatnya. Peran Pemerintah Kota Bandung harus bisa mencerminkan kinerja dengan good government nya melalui tatakelola yang professional agar good governance sebagai  pelayanan publik dapat bermanfaat untuk masyarakat.

Masalah Sampah: Krisis Tanpa Inovasi

Persoalan sampah menjadi issue paling krusial. Pasca-penutupan sementara TPA Sarimukti dan larangan penggunaan insinerator mini oleh Kementerian Lingkungan Hidup, belum terlihat solusi alternatif yang konkret dan berkelanjutan. Inisiatif rencana aksi yang dilakukan oleh  Pemerintah Kota Bandung adalah  dibentuknya Petugas  Gaslah (Petugas Pengolah Sampah) yang dikerahkan sebanyak 1546 orang namun hasil pengawasan di lapangan relatif tidak ada perubahan yang signifikan bahkan sampah kian menumpuk di berbagai tempat bahkan roda-roda sampah sampai disimpan di pinggir jalan. Hal ini selain menimbulkan  polusi juga berpengaruh pada kemacetan lalulintas karena sarana jalan jadi semakin sempit juga berpengaruh pada para pejalan kaki karena bau nya sangat menyengat dan tentunya akan berpengaruh pada kesehatan  masyarakat. Artinya masalah sampah ini akan memberikan efek domino bagi kepentingan yang lain.  Selain itu sistem daur ulang dengan konsep 3R masih belum efektif, edukasi pengurangan sampah dari sumber belum masif, dan inovasi teknologi pengolahan sampah belum menjadi prioritas utama. Sudah saat nya Pemerintah Kota Bandung mengembangkan sistem pengelolaan sampah menjadi green economi  yang memiliki manfaat multiplier effect  dimana target dari sistem pengelolaan sampah tersebut menjadi zero waste. Tentunya hal ini perlu  langkah -langkah strategis  melalui rencana aksi yang dapat di implementasikan secara konkrit dan terukur karena tanpa kebijakan strategis maka  krisis ini bisa menurunkan degradasi lingkungan yang  menjadi ancaman ekologis serius bagi keberlanjutan kota Bandung.

Kemacetan: Tanpa Lompatan Kebijakan

Kemacetan semakin menggerus produktivitas warga. Pertumbuhan kendaraan pribadi tidak diimbangi sistem transportasi publik yang terintegrasi. Perencanaan transportasi terlihat stagnan, sementara sinkronisasi tata ruang dan mobilitas warga belum berjalan optimal.

Kota Bandung membutuhkan sistem angkutan umum yang terintegrasi dan konsisten bukan sekadar wacana atau kajian berulang. Saat ini pemerintah Kota Bandung sudah mulai mengoperasionalkan  angkot pintar, namun angkot lama juga masih beroperasi dan masih berhenti sembarangan ketika mengangkut penumpang, hal ini menyebabkan peningkatan kemacetan lalulintas dan terkesan terjadi tumpang tindih penggunaan angkot.  Hasil pemantauan di lapangan ternyata angkutan umum tersebut jarang ada penumpang sehingga harus ada langkah strategis  dan konkrit dalam mengelola angkutan umum tersebut sehingga lebih efektif.

Pengangguran dan Ekonomi Kreatif

Sebagai kota Jasa dan Perdagangan, Kota Bandung telah berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif, yang semestinya menjadi pusat lahirnya lapangan kerja baru berbasis inovasi. Namun realitas menunjukkan belum ada langkah terukur yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan. UMKM dan sektor ekonomi kreatif belum mendapat stimulus kebijakan yang kuat dan berkelanjutan. Padahal, sektor inilah yang menjadi kekuatan utama Bandung. Hal ini dicirikan dengan masih tingginya tingkat pengangguran di Kota Bandung akibat PHK atau sulitnya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan terutama lulusan sarjana.

Infrastruktur dan Banjir: Tambal Sulam Berulang

Kerusakan jalan masih ditangani dengan pola tambal sulam. Lemahnya koordinasi antar-dinas/Lembaga dan kewilayahan yang menangani  infrastruktur jalan menyebabkan  perbaikan sering tidak bertahan lama karena kualitasnya yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. 

Selain itu penanggulangan banjir masih berjalan lambat dan setiap kali hujan deras selalu berulang terjadi banjir. Seharusnya ada Langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam menangani permasalahan banjir seperti koordinasi lintas daerah yang memiliki wilayah hulu sungai dalam pemeliharaan nya,  pembangunan sistem drainase secara berkelanjutan, penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) terutama di sempadan sungai dan RTH sempadan jalan, RTH taman kota, sumur-sumur di berbagai sarana dan fasilitas kota, untuk menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan  yang dilakukan secara masif dan sistemik serta berkelanjutan.

Banyak Rencana, Minim Eksekusi

Pemerintah Kota Bandung telah mengumumkan  sejumlah kebijakan seperti digitalisasi layanan publik dan revitalisasi kawasan heritage, termasuk kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Namun sebagian besar masih berada pada tahap perencanaan,  padahal yang dibutuhkan masyarakat terutama warga terdampak bukan sekadar komunikasi publik yang baik, melainkan eksekusi kebijakan yang cepat dan terukur berupa pelaksanaan program kegiatan nyata

Bandung Butuh Signature Program

Setiap kepemimpinan membutuhkan identitas. Hingga kini, belum terlihat “signature program” yang benar-benar menjadi penanda arah baru pemerintahan.

Bandung tidak kekurangan ide. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengambil keputusan strategis dan sense of urgency dalam menyelesaikan persoalan kota karena Bandung adalah kota dengan potensi besar. Namun potensi tanpa keberanian dan inovasi hanya akan menjadi slogan.

Kini saatnya memilih arah.
Pada akhirnya Kota Bandung tidak boleh terus berada di persimpangan jalan. Kota ini harus melangkah maju dengan keputusan tegas, kebijakan terukur, dan keberpihakan nyata kepada warganya dalam mewujudkan keseimbangan ekosistem kota dengan masyarakatnya yang sejahtera.

Red

About Author

  • Related Posts

    Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

    Indramayu, Reportasejabar.com 5 November 2026 – Seorang mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu berinisial M (32), yang telah bekerja di Riyadh Arab Saudi selama 5,5 tahun (periode…

    Read more

    Continue reading
    Konsolidasi Pembentukan SGAN Digelar Gema PS Nusantara di Jakarta Utara Siap Dorong Kekuatan 6,3 Juta Angota Bergabung

    JAKARTA UTARA, – Reportasejabar.com Langkah pembentukan organisasi Sahabat Garda Nusantara (SGAN) mulai memasuki tahap konsolidasi serius. Pada Sabtu, 7 November 2026, sejumlah tokoh berkumpul dalam rapat pembentukan SGAN yang berlangsung…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

    • By admin
    • November 7, 2026
    • 5 views
    Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

    Konsolidasi Pembentukan SGAN Digelar Gema PS Nusantara di Jakarta Utara Siap Dorong Kekuatan 6,3 Juta Angota Bergabung

    • By admin
    • November 7, 2026
    • 12 views
    Konsolidasi Pembentukan SGAN Digelar Gema PS Nusantara di Jakarta Utara Siap Dorong Kekuatan 6,3 Juta Angota Bergabung

    MA Insan Mandiri Bandung: Ijazah Bisa Diambil, Asal Komunikasi dengan Baik

    • By admin
    • November 7, 2026
    • 7 views
    MA Insan Mandiri Bandung: Ijazah Bisa Diambil, Asal Komunikasi dengan Baik

    Reses Pelatihan Digital Marketing Dorong Ekonomi Kerakyatan

    • By admin
    • November 6, 2026
    • 8 views
    Reses Pelatihan Digital Marketing Dorong Ekonomi Kerakyatan

    Polda Jabar Gelar Sosialisasi SPIP Terintegrasi dan Asistensi Manajemen Risiko untuk Perkuat Pengawasan Internal

    • By admin
    • November 6, 2026
    • 8 views
    Polda Jabar Gelar Sosialisasi SPIP Terintegrasi dan Asistensi Manajemen Risiko untuk Perkuat Pengawasan Internal

    FORMAJI Kecewa, Surat Klarifikasi Anggaran Disdik Jabar Sejak 21 September 2026 Tak Kunjung Dibalas

    • By admin
    • November 6, 2026
    • 5 views
    FORMAJI Kecewa, Surat Klarifikasi Anggaran Disdik Jabar Sejak 21 September 2026 Tak Kunjung Dibalas

    KDS Minta Ketua APDESI Terpilih Rangkul Seluruh Kepala Desa, Perkuat Sinergi Pembangunan

    • By admin
    • November 6, 2026
    • 5 views
    KDS Minta Ketua APDESI Terpilih Rangkul Seluruh Kepala Desa, Perkuat Sinergi Pembangunan

    Cepot Motah Indonesia Gelar Aksi ke OJK Bandung dan BRI Pusat Jakarta

    • By admin
    • November 6, 2026
    • 22 views
    Cepot Motah Indonesia Gelar Aksi  ke OJK Bandung dan BRI Pusat Jakarta

    Atasi Banjir, KDS Ajak Daerah se-Bandung Raya Satukan Program dan Anggaran

    • By admin
    • November 5, 2026
    • 12 views
    Atasi Banjir, KDS Ajak Daerah se-Bandung Raya Satukan Program dan Anggaran

    Gebrakan Polda Jabar Tekan Pengangguran, POLIRAN Job Fair 2026 Hadirkan Ribuan Peluang Kerja Gratis!

    • By admin
    • November 5, 2026
    • 10 views
    Gebrakan Polda Jabar Tekan Pengangguran, POLIRAN Job Fair 2026 Hadirkan Ribuan Peluang Kerja Gratis!

    Atasi Banjir, KDS Ajak Daerah se-Bandung Raya Satukan Program dan Anggaran

    • By admin
    • November 5, 2026
    • 11 views
    Atasi Banjir, KDS Ajak Daerah se-Bandung Raya Satukan Program dan Anggaran

    Itwasda Polda Jabar Gelar Audit Kinerja Tahap II di Polres Purwakarta, Perkuat Pengawasan dan Kualitas Pelayanan Publik

    • By admin
    • November 4, 2026
    • 7 views
    Itwasda Polda Jabar Gelar Audit Kinerja Tahap II di Polres Purwakarta, Perkuat Pengawasan dan Kualitas Pelayanan Publik

    Uang Keringat 5 Tahun Mantan PMI di Arab Saudi Diklaim Habis; GMOCT Kawal Kasus Dugaan Penggelapan dan Minta Evaluasi Netralitas Kades Rancasari

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 8 views
    Uang Keringat 5 Tahun Mantan PMI di Arab Saudi Diklaim Habis; GMOCT Kawal Kasus Dugaan Penggelapan dan Minta Evaluasi Netralitas Kades Rancasari

    ​KDS Apresiasi Pemusnahan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Bandung

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 11 views
    ​KDS Apresiasi Pemusnahan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Bandung

    Bupati KDS Bersama Bea Cukai Musnahkan Lebih dari Satu Juta Batang Rokok Ilegal

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 12 views
    Bupati KDS Bersama Bea Cukai Musnahkan Lebih dari Satu Juta Batang Rokok Ilegal

    KDS Sambut Kepengurusan Baru Forum HRD, Ajak Perkuat Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 13 views
    KDS Sambut Kepengurusan Baru Forum HRD, Ajak Perkuat Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja

    Pemkab Bandung Komitmen Pertahankan Tiga Besar dan Perkuat Digitalisasi Layanan Informasi

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 13 views
    Pemkab Bandung Komitmen Pertahankan Tiga Besar dan Perkuat Digitalisasi Layanan Informasi

    Pembongkaran Kaki Lima di Babakan Ciamis Berlangsung Humanis, PKL Bongkar Sendiri

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 14 views
    Pembongkaran Kaki Lima di Babakan Ciamis Berlangsung Humanis, PKL Bongkar Sendiri

    MUSCAB Dpc Perempuan Bangsa Kota Depok,Ketua Dpc Pkb Kota Depok “Perempuan Bangsa Harus Mengambil Peran yang Maksimal Dalam Politik”.

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 18 views
    MUSCAB Dpc Perempuan Bangsa Kota Depok,Ketua Dpc Pkb Kota Depok “Perempuan Bangsa Harus Mengambil Peran yang Maksimal Dalam Politik”.

    MUSCAB Dpc Perempuan Bangsa Kota Bekasi Tegaskan”Perempuan Bukan Hanya Pelengkap Akan Tetapi Pejuang Sebenarnya Dalam Politik”.

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 18 views
    MUSCAB Dpc Perempuan Bangsa Kota Bekasi Tegaskan”Perempuan Bukan Hanya Pelengkap Akan Tetapi Pejuang Sebenarnya Dalam Politik”.

    Hadapi Musim Hujan, KDS Instruksikan Perangkat Daerah Perkuat Mitigasi Bencana

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 15 views
    Hadapi Musim Hujan, KDS Instruksikan Perangkat Daerah Perkuat Mitigasi Bencana

    KDS Ajak ASN Utamakan Kepentingan Umum dalam Siraman Rohani

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 17 views
    KDS Ajak ASN Utamakan Kepentingan Umum dalam Siraman Rohani

    Pimpin Apel Siaga Bencana, KDS Dorong Sinergi Lintas Sektor dan Perkuat

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 15 views
    Pimpin Apel Siaga Bencana, KDS Dorong Sinergi Lintas Sektor dan Perkuat

    Cepot Motah Indonesia Tuntut Transparansi Lelang Aset di Bandung

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 24 views
    Cepot Motah Indonesia Tuntut Transparansi Lelang Aset di Bandung

    Misteri di SMPN 17 Bandung: Kasus Konten Tidak Senonoh Diduga Disembunyikan, Disdik “Bungkam” Media?!

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 17 views
    Misteri di SMPN 17 Bandung: Kasus Konten Tidak Senonoh Diduga Disembunyikan, Disdik “Bungkam” Media?!