Garut Reportasejabar.Com Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai keturunan Nabi pernah mendatangi Laskar Prabowo 08 DPC Garut untuk menjalin sinergi. KAMI TOLAK TANPA ADA RUANG NEGOSIASI! Penolakan ini diambil berdasarkan landasan ideologi dan prinsip organisasi yang tidak dapat ditembus atau dikompromikan.
KAMI MENEGASKAN: PENOLAKAN INI BUKAN TERHADAP AGAMA, ULAMA, ATAU HABAIB YANG BENAR-BENAR BERTAQWA DAN BERAKHLAK! Namun, KAMI AKAN SELALU MENOLAK SEKUAT KEMAMPUAN setiap upaya yang menggunakan klaim nasab atau gelar keagamaan sebagai alat untuk membenarkan kepentingan politik, melakukan tekanan moral, atau meraih kekuasaan atas organisasi dan masyarakat.
Oky Nugraha Sosrowiryo, Sekjen Laskar Prabowo 08 DPC Garut, menyampaikan dengan tegas :
“Laskar Prabowo 08 DPC Garut MENOLAK SEGALA BENTUK PENJAJAHAN SPIRITUAL, FEODALISME AGAMA, DAN MANIPULASI SIMBOL KEAGAMAAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGUASAI KEKUASAAN ATAU MEMOBILISASI MASSA “
PENJAJAHAN SPIRITUAL DAN DAKWAH KEBENCIAN ADALAH MUSUH BESAR BANGSA – KEDUANYA BERBAHAN SAMA: MANIPULASI AGAMA UNTUK KEKUASAAN!
Laskar Prabowo 08 DPC Garut menegaskan bahwa penjajahan spiritual yang menyandarkan diri pada gelar keagamaan—termasuk gelar habib—SANGAT TERKAIT DENGAN MARAKNYA DAKWAH PROVOKATIF yang terus-menerus menebarkan kebencian, memicu amarah, dan membuat umat saling bermusuhan. Kedua praktik ini saling memperkuat, saling menjaga eksistensi satu sama lain, dan sama-sama menghancurkan akal sehat serta merusak persatuan bangsa yang sudah terjalin.
JIKA GELAR KEAGAMAAN DIGUNAKAN UNTUK MENDAPATKAN KEWENANGAN ABSOLUT, LALU DIPADUKAN DENGAN RETORIKA KASAR, INTIMIDATIF, DAN BERBASIS EMOSI – ITU BUKAN DAKWAH, MELainkan PERBUDAKAN SPIRITUAL! Umat dipaksa untuk tunduk tanpa berpikir, membela tanpa tahu alasannya, dan membenci tanpa alasan yang masuk akal. Ini adalah bentuk feodalisme agama modern yang BERTENTANG TOTAL DENGAN NILAI TAUHID, PRINSIP KEMANUSIAAN, DAN SEMANGAT KEBANGSAAN INDONESIA!
Seperti yang pernah ditegaskan almarhum Buya Ahmad Syafii Maarif, praktik mengkultuskan figur keagamaan—apalagi jika disertai bahasa provokatif—adalah bentuk menyerahkan kedaulatan akal dan iman secara membabi buta. Agama yang seharusnya menjadi rahmat dan membebaskan, justru dipakai untuk mengontrol, mendominasi, dan memobilisasi massa demi kepentingan tertentu.
KAMI INGATKAN KEPADA SELURUH MASYARAKAT UNTUK JAUHI PENCERAMAH YANG MENJADIKAN MIMBAR SEBAGAI TEMPAT UNTUK MENYEBARKAN KE BENCIAN, Mereka yang menggunakan gaya ceramah penuh caci maki, ancaman, dan upaya memecah belah seperti yang sering dilakukan oleh tokoh-tokoh seperti Rizieq Shihab dan Bahar bin Smithtidak pernah memberikan manfaat bagi umat atau bangsa. Mereka hanya memanaskan emosi dan memiliki potensi besar untuk menghancurkan persatuan kita.
INDONESIA ADALAH NEGARA HUKUM – BUKAN NEGARA KULTUS ATAU NEGARA NASAB!
Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. TIDAK ADA KEISTIMEWAAN ATAU HAK ISTIMEWA APA PUN YANG DAPAT DICLAIM ATAS NAMA NASAB, GELAR, ATAU SIMBOL AGAMA!
Laskar Prabowo 08 DPC Garut MENGAJAK SELURUH RAKYAT INDONESIA:
- Beragama secara dewasa dan tidak mudah terpengaruh oleh omongan yang tidak berdasar
- Berpikir kritis dan selalu mencari kebenaran berdasarkan fakta
- Menolak dengan tegas segala bentuk fanatisme buta yang dapat merusak bangsa
IKUTI ULAMA YANG MENENANGKAN, MENCERDASKAN, DAN MEMPERKUAT PERSATUAN – JANGAN PERNAH TERJEBAK DENGAN MEREKA YANG MEMELIHARA DENDAM DAN MENGADU DOMBA!
PENJAJAHAN SPIRITUAL HARUS DILAWAN SAMPAI HABIS!
DAKWAH KEBENCIAN HARUS DITOLAK TANPA KERAGUAN!
AKAL SEHAT BANGSA HARUS DISELAMATKAN!
AGAMA ADALAH RAHMAT, BUKAN ALAT KEKUASAAN! PERJUANGAN KAMI ADALAH PERJUANGAN UNTUK KONSTITUSI, BUKAN UNTUK GARIS KETURUNAN! KESETIAAN KAMI HANYA UNTUK NKRI, PANCASILA, DAN HUKUM NEGARA!
LASKAR PRABOWO 08 DPC GARUT AKAN SELALU MENJAGA KEDAULATAN AKAL, SUPREMASI HUKUM, DAN PERSATUAN BANGSA TANPA ADA KEMUNDURAN.
Red.DEUDEU S







