Pemkab Bandung Tetapkan Darurat Judi Online, Kang DS Minta Penanganan Lintas Sektor

KABUPATEN BANDUNG, Reportasejabar.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan keprihatinan atas data PPATK yang mencatat 182.450 warga Kabupaten Bandung terpapar judi online. Dadang Supriatna yang lebih akrab disapa Kang DS menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata kondisi sosial masyarakat.

“Bisa jadi itu tetangga, keluarga, atau anak-anak kita yang sedang terjerat. Ini peringatan sosial yang keras. Kita harus bergerak dengan empati. Mereka bukan angka, tapi manusia yang perlu pendampingan,” ujar Kang DS, Selasa (25/11/2025)

Kerentanan masyarakat terhadap judi online ini, menurutnya, disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, mulai dari tekanan ekonomi, rendahnya literasi digital dan finansial, hingga masalah sosial dalam keluarga. Banyak warga berpenghasilan rendah mudah tergiur janji cepat kaya, sementara situs-situs judi online justru semakin agresif menawarkan akses mudah melalui ponsel. Selain itu, Pemkab Bandung menemukan adanya penyalahgunaan data pribadi masyarakat, termasuk kasus KTP hilang yang kemudian dicatut untuk aktivitas ilegal.

Melihat skala permasalahan tersebut, Kang DS langsung menginstruksikan langkah cepat lintas sektor, mulai dari deklarasi darurat judi online, memperkuat koordinasi dengan kepolisian, Kominfo, dan PPATK untuk pemblokiran saluran judi, hingga percepatan proses data by name by address dari PPATK agar penanganan di tingkat daerah lebih akurat.

“Kami juga akan bantu untuk terus memperkuat literasi digital dan finansial di desa-desa melalui Diskominfo dan Dinas Sosial, termasuk kampanye bahaya judol dan edukasi perlindungan data pribadi kepada masyarakat, khususnya keluarga penerima bansos agar tidak terdampak sanksi pemutusan bantuan,” tambahnya.

Selain upaya teknis, Kang DS menjelaskan bahwa Pemkab Bandung telah menyiapkan pendekatan humanis agar warganya bisa lepas dari jeratan judi online. Pemerintah menyediakan layanan konseling, rehabilitasi, bantuan psikososial, dan program pemberdayaan ekonomi alternatif seperti pelatihan kerja, bantuan usaha mikro, serta akses permodalan tanpa bunga. Kang DS juga membuka ruang aman bagi warga yang ingin melapor, melalui call center 112, SP4N Lapor!, pendamping sosial di desa, hingga rencana kerja sama hotline dengan kepolisian.

“Pemerintah hadir untuk mendampingi, bukan menghukum. Kami jamin kerahasiaan warga yang melapor,” tegasnya.

Pemkab Bandung juga tengah melakukan pemetaan kelompok rentan untuk intervensi lebih tepat sasaran, serta mendorong gerakan komunitas anak muda yang semakin aktif mengampanyekan anti-judol agar berkolaborasi dengan Dispora dan Diskominfo. Dalam jangka panjang, Kang DS menegaskan perlunya strategi terpadu yang melibatkan edukasi digital sejak dini, penguatan keluarga, pembukaan lapangan kerja, hingga regulasi daerah untuk memutus akses ilegal. Ia juga kembali mengajak masyarakat menghidupkan gerakan tanamo halaman agar warga memiliki sumber penghasilan tambahan yang sehat dan mandiri.

“Untuk warga Kabupaten Bandung, lindungi keluarga dan masa depan kita. Jangan tergiur janji keuntungan instan. Jika terjerat atau mengetahui kerabat yang terimbas, segera laporkan. Kita selesaikan persoalan ini bersama-sama,” tutup Kang DS.

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

Editor.Tri

About Author

Related Posts

Percepat Pembangunan Box Culvert, Satgas TMMD Ke-127 Nagan Raya Turunkan Mesin Molen
  • adminadmin
  • Februari 22, 2026

Percepat Pembangunan Box Culvert, Satgas TMMD Ke-127 Nagan Raya Turunkan Mesin Molen Mesin Molen Bantu Pengecoran, Satgas TMMD Ke-127 Gencarkan Pembangunan Box Culvert Gotong Royong Warga dan TNI – Mesin…

Read more

Continue reading
Kapolres Kuningan melalui Kasatreskrim: “Senin Akan Kami Gelar Press Conference, Satu Sudah Kami Tahan, Lainnya Sedang Dalam Pengembangan”
  • adminadmin
  • Februari 22, 2026

KUNINGAN, Reportasejabar.com 21 Februari 2026 (GMOCT) – Pemberitaan terkait dugaan penyalahgunaan atribut Polri, pemalsuan Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP), penggunaan softgun, dokumen palsu berstempel pejabat…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Percepat Pembangunan Box Culvert, Satgas TMMD Ke-127 Nagan Raya Turunkan Mesin Molen

  • By admin
  • Februari 22, 2026
  • 2 views

Kapolres Kuningan melalui Kasatreskrim: “Senin Akan Kami Gelar Press Conference, Satu Sudah Kami Tahan, Lainnya Sedang Dalam Pengembangan”

  • By admin
  • Februari 22, 2026
  • 9 views
Kapolres Kuningan melalui Kasatreskrim: “Senin Akan Kami Gelar Press Conference, Satu Sudah Kami Tahan, Lainnya Sedang Dalam Pengembangan”

Kang DS Safari Ramadan di Pesantren Darul Ma’arif, Paparkan Program Ketenagakerjaan dan Serap Aspirasi Warga

  • By admin
  • Februari 22, 2026
  • 12 views
Kang DS Safari Ramadan di Pesantren Darul Ma’arif, Paparkan Program Ketenagakerjaan dan Serap Aspirasi Warga

GMOCT Apresiasi Hotman Paris Hutapea Turun Gunung Bantu ABK Fandi Ramadhan yang Dituntut Mati, Minta Perhatian Presiden dan Jaksa Agung

  • By admin
  • Februari 21, 2026
  • 21 views
GMOCT Apresiasi Hotman Paris Hutapea Turun Gunung Bantu ABK Fandi Ramadhan yang Dituntut Mati, Minta Perhatian Presiden dan Jaksa Agung

Kang DS Salurkan Bantuan CPPD Kepada 28.370 Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan

  • By admin
  • Februari 21, 2026
  • 21 views
Kang DS Salurkan Bantuan CPPD Kepada 28.370 Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan

Setahun Mengabdi, Ini Berbagai Capaian Pembangunan Pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb

  • By admin
  • Februari 20, 2026
  • 24 views
Setahun Mengabdi, Ini Berbagai Capaian Pembangunan Pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb