Lebih Bedas: KDMP Pulosari Jadi Percontohan di Kecamatan Pangalengan

Reportasejabar.com -KAB. BANDUNG – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pulosari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung salah satu KDMP dari 13 desa di kecamatan tersebut sebagai percontohan.

Langkah strategis yang dilakukan KDMP Pulosari adalah melakukan kerja sama atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola program strategis nasional Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Selain dengan dapur MBG, KDMP Pulosari bekerja sama dengan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Kubangsari.

“Insya Allah, melihat perkembangan dan kondisi di lapangan, KDMP Pulosari jadi percontohan dalam merealisasikan program strategis nasional ini. Hal ini juga sebagai bentuk dari realisasi dan arahan Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna,” kata Camat Pangalengan Vena Andriawan dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025) pagi.

Vena mengatakan di Kecamatan Pangalengan, KDMP Pulosari sudah melakukan langkah maju dan fokus dalam kerjanya. Yaitu melakukan penandatangan kerja sama dengan dapur MBG dan MoU dengan LMDH Pulosari.

“Kita melihat dari 13 desa yang paling gaspoll Pulosari,” katanya.

Ia mengatakan KDMP Pulosari kerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya memanfaatkan potensi yang ada di desa. Terlebih lagi Desa Pulosari sebagai kawasan wisata yang menakjubkan.

“Apalagi, KDMP Pulosari dinakhodai oleh ketuanya yang punya Wisata Muara Rahong, percontohan pariwisata sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut Vena mengatakan dalam rangka menyikapi arahan Bupati Bandung untuk mensukseskan program strategis nasional, mulai dari MBG, Kopdes Merah Putih, maupun Sekolah Rakyat.

Terkait dengan program strategis Kopdes Merah Putih, kata Vena, pihaknya sudah melaksanakan kurang lebih empat pertemuan dengan pengurus Kopdes Merah Putih se-Kecanatan Pangalengan.

“Pertama, kita mengadakan sharing knowledge atau sharing pengetahuan kaitan dengan bagaimana market share. Sesuai arahan Pak Bupati Bandung bahwa setiap desa punya potensi, sehingga dari masing-masing potensi itu selayaknya dan seharusnya dijadikan komoditi utama dari masing-masing KDMP,” tuturnya.

Camat Vena juga turut mengungkapkan luas wilayah Kecamatan Pangalengan yang mencapai 27 ribu hektare, 13 desa, 231 RW, 1.083 RT. Dengan potensi sumber daya alam pertanian dan pariwisata yang ada di Kecamatan Pangalengan, katanya, bagaimana untuk mengembangkan potensi tersebut.

“Sesuai dengan arahan Pak Bupati Bandung, kita juga sudah kolaborasi dengan MBG. Kami sudah melakukan pertemuan khusus antara Ketua Kopdes Merah Putih, Kepala Desa, Ketua SPPG dalam program MBG, supaya dapur MBG bisa di suplai oleh Kopdes Merah Putih yang ada di Kecamatan Pangalengan,” ujarnya.

Camat Vena kembali menegaskan dari hasil rangkaian pertemuan itu, yang sudah melakukan MoU dengan MBG adalah Kopdes Merah Putih Pulosari dengan dapur MBG yang ada di desa tersebut.

“Kopdes Pulosari ini memang ketuanya sendiri seorang profesional pengelola wisata yang dilibatkan oleh Pak Kades Pulosari, bagaimana bisa bersinergi. Ini sangat menarik, karena basicnya pengusaha otomatis cara pandang, kaitan dengan market review, market share dan segala macam sudah lebih paham,” jelasnya.

Kemarin, lanjut Camat Vena, pihaknya mengundang seluruh Ketua Kopdes Merah Putih se-Kecamatan Pangalengan untuk ekspos di kantor kecamatan.

“Dalam ekspos itu, sebagai role models adalah Kopdes Merah Putih Pulosari. Paparan yang disampaikan KDMP Pulosari itu menjadi acuan untuk Kopdes lainnya. Alhamdulillah, KDMP Pulosari sudah berjalan dan kantornya di ruko di Desa Pulosari, sehingga terlihat lebih profesional. KDMP Pulosari ini, insya Allah tiga sampai empat tahun review-nya akan sudah terlihat,” tuturnya.

Langka strategis yang dilakukan KDMP Pulosari maupun Kopdes lainnya di Kecamatan Pangalengan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2025. (Tri)

About Author

Related Posts

Dugaan Kriminalisasi Internal, Anggota WPI Paralegal Dilaporkan ke Polda Jateng: Sorotan Transparansi AD/ART dan Isu Jual Beli Jabatan

Reportasejabar.com Semarang (GMOCT) – Polemik internal organisasi Feradi WPI Paralegal mencuat ke publik setelah seorang anggota berinisial AS dilaporkan ke Polda Jawa Tengah atas dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan.…

Read more

Continue reading
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Kota Bandung – Reportasrjabar.com Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung pada Senin 30 Maret 2026 dengan sejumlah capaian positif di…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dugaan Kriminalisasi Internal, Anggota WPI Paralegal Dilaporkan ke Polda Jateng: Sorotan Transparansi AD/ART dan Isu Jual Beli Jabatan

  • By admin
  • April 2, 2026
  • 17 views
Dugaan Kriminalisasi Internal, Anggota WPI Paralegal Dilaporkan ke Polda Jateng: Sorotan Transparansi AD/ART dan Isu Jual Beli Jabatan

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

  • By admin
  • April 2, 2026
  • 11 views
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

  • By admin
  • April 2, 2026
  • 12 views
Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

Dekranasda Pastikan Bandung Bedas Expo 2026 Siap Digelar, Ajak Warga Hadir

  • By admin
  • April 2, 2026
  • 16 views
Dekranasda Pastikan Bandung Bedas Expo 2026 Siap Digelar, Ajak Warga Hadir

Pansus 13 Soroti Aturan Pemberi Efek Jera di Raperda Trantibum Linmas

  • By admin
  • April 2, 2026
  • 13 views
Pansus 13 Soroti Aturan Pemberi Efek Jera di Raperda Trantibum Linmas

Ali Syakieb: Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Gedung, Tapi Harapan Masa Depan Anak-anak dari Keluarga Kurang Mampu

  • By admin
  • April 2, 2026
  • 18 views
Ali Syakieb: Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Gedung, Tapi Harapan Masa Depan Anak-anak dari Keluarga Kurang Mampu