Jangan Biarkan JARI Kita ikut Membakar Rumah Kita Sendiri

Oleh Dharma Leksana, S.Th., M.Si.

Reportasejabar.com – Jakarta dan beberapa kota lainnya baru saja melewati sepekan yang penuh gejolak. Sejak 25 hingga 30 Agustus 2025, jalanan dipenuhi oleh gelombang demonstrasi. Aspirasi yang disuarakan beragam, namun pesannya satu: ada kegelisahan dan tuntutan perubahan dari masyarakat. Demonstrasi adalah termometer demokrasi, sebuah hak konstitusional yang menjadi katup pengaman bagi suara mereka yang tak terdengar di koridor kekuasaan. Namun, apa yang terjadi ketika termometer itu pecah dan air raksanya tumpah membakar sekelilingnya?

Pemandangan mobil terbakar di Kwitang, bentrokan di depan gedung parlemen, hingga gerbang tol yang dilalap api menjadi ironi tragis. Niat awal untuk menuntut keadilan kini dibayangi oleh asap hitam kerusuhan. Di sinilah kita perlu berhenti sejenak dan bertanya: apakah ini jalan yang kita inginkan?

Hak Bersuara, Tanggung Jawab Menjaga

Tidak ada yang memungkiri bahwa protes adalah hak. Namun, hak tersebut datang dengan sebuah tanggung jawab etis yang besar. Ketika sebuah demonstrasi berubah menjadi anarkis, ia tidak lagi hanya menyampaikan pesan kepada penguasa, tetapi juga mengirimkan teror kepada sesama warga. Kerusakan fasilitas umum, penjarahan toko, dan pembakaran aset pribadi bukanlah simbol perlawanan, melainkan noda pada perjuangan itu sendiri.

Filsuf Thomas Aquinas mengingatkan kita bahwa “tujuan baik tidak membenarkan cara buruk.” Sekalipun tujuannya adalah memperjuangkan keadilan sosial atau menentang kebijakan yang tidak adil, cara-cara yang merusak dan menyakiti sesama warga justru mengkhianati nilai keadilan itu sendiri. Keadilan sejati tidak mungkin dibangun di atas puing-puing penderitaan orang lain.

Korban Sejati dari Kerusuhan: Siapa Mereka?

Di tengah kekacauan, kita sering lupa siapa korban sebenarnya. Bukan hanya aparat atau institusi yang menjadi sasaran, tetapi rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya. Pedagang kaki lima yang warungnya dijarah, pengemudi ojek online yang tidak bisa mencari nafkah karena jalanan diblokade, atau karyawan toko yang kehilangan pekerjaan karena tempat usahanya dirusak.

Mereka adalah wajah-wajah tak berdosa yang terperangkap dalam amuk massa. Filsuf Emmanuel Levinas menyatakan bahwa “wajah orang kecil adalah panggilan tanggung jawab.” Dalam setiap wajah cemas mereka, ada sebuah pertanyaan moral untuk para perusuh: apakah penderitaan mereka sepadan dengan “keadilan” yang kalian perjuangkan? Sejalan dengan itu, Aristoteles dengan tegas menyatakan bahwa “yang tak berdosa tidak boleh menjadi korban.”

Untuk menguji moralitas tindakan kita, filsuf John Rawls menawarkan sebuah eksperimen pikiran yang kuat: “Adil hanya kalau kita rela menukar posisi dengan korban.” Sebelum melempar batu atau menyulut api, tanyakan pada diri sendiri: apakah saya rela menjadi pemilik mobil yang dibakar itu? Apakah saya rela menjadi petugas kebersihan yang harus membersihkan puing-puing sisa amarah semalaman? Jika jawabannya tidak, maka tindakan itu jauh dari kata adil.

Melawan Ketidakadilan Struktural, Bukan Manusia

Penting untuk membedakan target perjuangan. Sosiolog Johan Galtung membedakan antara “kekerasan struktural” (ketidakadilan dalam sistem, kebijakan yang menindas) dengan “kekerasan langsung” (perusakan fisik, penyerangan). Demonstrasi seharusnya bertujuan untuk melawan kekerasan struktural. Namun, ketika ia berubah menjadi kerusuhan, ia justru menciptakan kekerasan langsung yang baru dan menelan korban baru. “Lawan ketidakadilan struktural, jangan ganti dengan kekerasan langsung,” demikian inti pesannya.

Sejarah telah menunjukkan jalan yang lebih bermartabat dan kuat. Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr. membuktikan bahwa nirkekerasan adalah kekuatan moral sejati. Perlawanan mereka mengguncang dunia bukan dengan api dan batu, tetapi dengan kekuatan prinsip, disiplin, dan keberanian moral yang tak tergoyahkan.

Panggilan Kewarasan: Melawan Perang Informasi di Era Digital

Di era digital ini, api kerusuhan tidak hanya menyala di jalanan, tetapi juga berkobar di linimasa media sosial. Apa yang kita saksikan adalah medan perang baru, yaitu perang informasi: sebuah konflik yang memanfaatkan teknologi digital untuk memanipulasi opini publik dan memperkeruh suasana.

Perang ini memiliki ciri khas yang berbahaya:

  • Penyebaran Super Cepat: Hoaks dan provokasi menyebar dalam hitungan detik ke jangkauan global.
  • Disinformasi Merajalela: Berita bohong sengaja dibuat untuk memicu kemarahan dan kebencian.
  • Anonimitas Pelaku: Aktor-aktor tak terlihat dapat menyembunyikan identitas mereka, membuatnya sulit dilacak.

Dampaknya sangat nyata dan destruktif. Perang informasi ini menyebabkan polarisasi masyarakat yang tajam, merusak reputasi individu atau kelompok melalui fitnah, dan yang paling relevan, dapat memicu kerusuhan sosial seperti yang baru saja kita saksikan. Informasi yang menyesatkan menjadi bahan bakar yang mengubah demonstrasi damai menjadi amuk massa.

Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memutus rantai kebencian ini. Perlawanan kita di dunia digital sama pentingnya dengan menjaga kedamaian di dunia nyata. Caranya adalah dengan:

  1. Verifikasi Sebelum Berbagi: Jadikan “saring sebelum sharing” sebagai prinsip utama. Pastikan informasi berasal dari sumber yang kredibel.
  2. Tingkatkan Literasi Digital: Kita harus membekali diri dan komunitas kita dengan kemampuan untuk mengenali hoaks, propaganda, dan narasi yang menyesatkan.
  3. Keluar dari Ruang Gema (Echo Chamber): Hindari hanya mengonsumsi informasi yang mengonfirmasi keyakinan kita. Carilah sudut pandang yang berbeda untuk mendapatkan gambaran yang utuh.

Jangan biarkan jari kita ikut “membakar” suasana dengan membagikan konten provokatif yang dapat memicu konflik horizontal antarsesama warga.

Kesimpulan: Cahaya Keadilan, Bukan Api Kerusakan

Pada akhirnya, kita semua menginginkan negeri yang lebih baik dan lebih adil. Demonstrasi adalah salah satu caranya. Namun, marilah kita pastikan cara yang kita tempuh tetap beretika, bermoral, dan cerdas—baik di jalanan maupun di ruang digital.

Perjuangkan keadilan, tapi jangan sakiti rakyat kecil. Teriakkan kebenaran, tapi jangan hancurkan fasilitas bersama. Biarlah suara rakyat menjadi cahaya keadilan, bukan api yang membakar rumah sendiri.

(Refleksi di penghujung bulan  Agustus 2025 – HUT RI ke 80 Tahun)

Profil Penulis

Dharma Leksana, S.Th., M.Si.


Adalah seorang teolog, wartawan senior, dan pegiat media digital gerejawi. Ia menyelesaikan pendidikan teologi di Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, serta menempuh studi Magister Ilmu Sosial (M.Si) dengan fokus pada media dan masyarakat. Pengalaman panjangnya di bidang pewartaan dan pelayanan gereja telah membentuk komitmennya dalam membangun komunikasi iman yang kontekstual, transformatif, dan berbasis digital.

Dharma Leksana adalah pendiri dan Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), serta pendiri berbagai media digital Kristen, di antaranya:

Ia juga menjabat sebagai:

  • Direktur PT. Berita Siber Indonesia Raya (PT BASERIN)
  • Komisaris PT. Berita Kampus Mediatama
  • Komisaris PT. Media Kantor Hukum Online
  • Pendiri dan CEO Marketplace tokogereja.com
  • Ketua Umum Yayasan Berita Siber Indonesia
  • Direktur PT. Untuk Indonesia Seharusnya

Sebagai pemikir dan pelaku, Dharma Leksana berkiprah sebagai jembatan antara dunia teologi, pewartaan digital, dan transformasi sosial. Ia aktif menulis buku, artikel, serta menjadi pembicara di berbagai forum gereja, media, dan akademik.

#EtikaProtes #KeadilanTanpaKorban #DemoDamai #JanganBakarRakyat

About Author

Related Posts

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman Berkedok Anggota Polrestabes Bandung Dilaporkan Warga Selokan Jeruk

BANDUNG, Reportasejabar.com 24 OKTOBER 2026 — Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) menerima laporan dugaan pemerasan dan pengancaman melalui media daring Bandunginvestigasi yang tergabung dalam jaringan GMOCT. Laporan ini…

Read more

Continue reading
Muscab Dpc Perempuan Bangsa KBB Humaira,”Perempuan Tidak Boleh Sunyi dalam Sejarah dan Ruang Publik”

Bandung- Reportasejabar.comDpc Perempuan Bangsa Menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) , Sabtu 24/10/2026 ,Bertempat di Hotel Cerish Bandung Barat.Momentum ini bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam organisasi, kehidupan bermasyarakat, serta ruang pengambilan…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman Berkedok Anggota Polrestabes Bandung Dilaporkan Warga Selokan Jeruk

  • By admin
  • Oktober 24, 2026
  • 3 views
Dugaan Pemerasan dan  Pengancaman Berkedok Anggota Polrestabes Bandung Dilaporkan Warga Selokan Jeruk

Muscab Dpc Perempuan Bangsa KBB Humaira,”Perempuan Tidak Boleh Sunyi dalam Sejarah dan Ruang Publik”

  • By admin
  • Oktober 24, 2026
  • 11 views
Muscab Dpc Perempuan Bangsa KBB Humaira,”Perempuan Tidak Boleh Sunyi dalam Sejarah dan Ruang Publik”

Merajut Kebinekaan di Era Digital: WKPUB Gelar Sarasehan dan Pembekalan Pengurus untuk Perkuat Sinergi dan Etika Organisasi

  • By admin
  • Oktober 24, 2026
  • 8 views
Merajut Kebinekaan di Era Digital: WKPUB Gelar Sarasehan dan Pembekalan Pengurus untuk Perkuat Sinergi dan Etika Organisasi

PT Selim Elektro, Bumdes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana, Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa

  • By admin
  • Oktober 24, 2026
  • 6 views
PT Selim Elektro, Bumdes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana, Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa

Istighosah di Ciparay, KDS Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Muhasabah

  • By admin
  • Oktober 24, 2026
  • 6 views
Istighosah di Ciparay, KDS Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Muhasabah

Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

  • By admin
  • Oktober 23, 2026
  • 4 views
Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

KDS Tugaskan Pjs Kepala Desa Dayeuhkolot, Ajak Warga Musyawarahkan Solusi Banjir dan Nasib SD Bojongasih

  • By admin
  • Oktober 23, 2026
  • 9 views
KDS Tugaskan Pjs Kepala Desa Dayeuhkolot, Ajak Warga Musyawarahkan Solusi Banjir dan Nasib SD Bojongasih

FORMAJI Adukan BKAD Kota Bandung ke Kejari, Surat Konfirmasi Sebulan Tak Dijawab

  • By admin
  • Oktober 23, 2026
  • 7 views
FORMAJI Adukan BKAD Kota Bandung ke Kejari, Surat Konfirmasi Sebulan Tak Dijawab

FORMAJI Adukan Dinkes Kota Bandung ke Kejari, Surat Konfirmasi 1,5 Bulan Tak Kunjung Dijawab

  • By admin
  • Oktober 23, 2026
  • 8 views
FORMAJI Adukan Dinkes Kota Bandung ke Kejari, Surat Konfirmasi 1,5 Bulan Tak Kunjung Dijawab

Kunjungi Panti Asuhan Al-Fitra, Persit Pussenkav PG Mabesad Berikan Bantuan dan Renovasi Gedung

  • By admin
  • Oktober 23, 2026
  • 16 views
Kunjungi Panti Asuhan Al-Fitra, Persit Pussenkav PG Mabesad Berikan Bantuan dan Renovasi Gedung

Pangdam III/Siliwangi Tinjau Percepatan Pembangunan KDMP dan Salurkan 3.000 Paket Sembako di Takokak

  • By admin
  • Oktober 22, 2026
  • 13 views
Pangdam III/Siliwangi Tinjau Percepatan Pembangunan KDMP dan Salurkan 3.000 Paket Sembako di Takokak

KDS Dorong Santri Kabupaten Bandung Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa

  • By admin
  • Oktober 22, 2026
  • 10 views
KDS Dorong Santri Kabupaten Bandung Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa

Dugaan Gangguan Kesehatan Siswa SMPN 2 Cisarua, Sampel Susu Program MBG Diuji Laboratorium

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 14 views
Dugaan Gangguan Kesehatan Siswa SMPN 2 Cisarua, Sampel Susu Program MBG Diuji Laboratorium

FORMAJI Soroti Rombongan 30 Camat ke Bali di Tengah Defisit APBD Bandung, Minta Audit Investigatif

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 13 views
FORMAJI Soroti Rombongan 30 Camat ke Bali di Tengah Defisit APBD Bandung, Minta Audit Investigatif

Dari Sejarah hingga Inovasi, Farhan Kenalkan Bandung sebagai Kota Insinyur kepada Peserta CAFEO

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 12 views
Dari Sejarah hingga Inovasi, Farhan Kenalkan Bandung sebagai Kota Insinyur kepada Peserta CAFEO

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 18 views
Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

Pascademo, Pemkot Bandung Bersihkan Vandalisme di Sejumlah Ruas Kota

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 22 views
Pascademo, Pemkot Bandung Bersihkan Vandalisme di Sejumlah Ruas Kota

Indosurta x Hi-Target Goes to Campus Teknik Geomatika Unjani

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 16 views
Indosurta x Hi-Target Goes to Campus Teknik Geomatika Unjani

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Rest Area KM 43 Tol Jakarta‑Merak, GMOCT Desak Tindakan Tegas

  • By admin
  • Oktober 21, 2026
  • 11 views
Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Rest Area KM 43 Tol Jakarta‑Merak, GMOCT Desak Tindakan Tegas

Kapolda Jabar Pantau Penyampaian Pendapat dimuka Umum di Bandung

  • By admin
  • Oktober 20, 2026
  • 14 views
Kapolda Jabar Pantau Penyampaian Pendapat dimuka Umum di Bandung

234 SC & Aliansi Gelar Aksi Kontrol Sosial ke Dinas Cipta Karya Bandung: Keberpihakan Kami Adalah untuk Rakyat

  • By admin
  • Oktober 20, 2026
  • 11 views
234 SC & Aliansi Gelar Aksi Kontrol Sosial ke Dinas Cipta Karya Bandung: Keberpihakan Kami Adalah untuk Rakyat

Hasil Mediasi di Polres Kuningan, Pokja Disebut Bukan Bentukan Resmi Polres, FRIC Dorong Evaluasi

  • By admin
  • Oktober 20, 2026
  • 11 views
Hasil Mediasi di Polres Kuningan, Pokja Disebut Bukan Bentukan Resmi Polres, FRIC Dorong Evaluasi

Kapolda Jabar Pantau Penyampaian Pendapat dimuka Umum di Bandung

  • By admin
  • Oktober 20, 2026
  • 16 views
Kapolda Jabar Pantau Penyampaian Pendapat dimuka Umum di Bandung

Pegawai Disdik Kota Bandung: Penyebaran Konten Tidak Senonoh di SMPN 17 Kota Bandung, Mengatakan “Sudah clear”

  • By admin
  • Oktober 20, 2026
  • 27 views
Pegawai Disdik Kota Bandung: Penyebaran Konten Tidak Senonoh di SMPN 17 Kota Bandung, Mengatakan “Sudah clear”

Wujudkan Komitmen Swasembada Pangan, Pemkab Bandung Gelar Ajang Taniverse 2026

  • By admin
  • Oktober 20, 2026
  • 12 views
Wujudkan Komitmen Swasembada Pangan, Pemkab Bandung Gelar Ajang Taniverse 2026