Diduga Terlibat Pengancaman Debitur, Oknum Kolektor dan Makelar PT Adira Finance Dipertanyakan – Warga Bandungan Minta Keadilan

REPORTASEJABAR.COM -Bandungan, 7 Mei 2025 (GMOCT) – Dugaan praktik intimidasi dalam proses pelunasan kredit kendaraan kembali mencuat di Bandungan, Kabupaten Semarang. Kali ini, seorang warga bernama Mujiyanto mengaku mendapat tekanan dari pihak-pihak yang mengatasnamakan PT Adira Finance. Informasi ini didapatkan dari media online Jelajahperkara yang tergabung dalam GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama).

Mujiyanto, yang merupakan debitur aktif, menyebut dirinya mendapat ancaman dari seorang pria berinisial FR yang mengaku sebagai kolektor PT Adira. “Saya diancam akan dipenjara jika tidak segera melunasi tunggakan mobil,” ujarnya. Tak berhenti di situ, tekanan juga datang dari dua makelar berinisial TN dan AG.

TN disebut menagih uang muka (DP) sebesar Rp11 juta untuk pelunasan cepat atau pelsus. Dana tersebut, menurut Mujiyanto, disalurkan melalui AG, yang mengaku sebagai perwakilan dari PT Adira. Namun belakangan, diketahui bahwa AG bukan bagian dari internal perusahaan, melainkan pihak eksternal yang diduga bekerja sama dengan TN.

Situasi ini membuat Mujiyanto dan keluarganya merasa tertekan secara psikologis. “Kami tidak tenang, setiap hari merasa takut,” ucapnya lirih. Mereka pun berencana membawa kasus ini ke Polda Jawa Tengah untuk mencari keadilan.

Sementara itu, tim redaksi yang berupaya mengonfirmasi pernyataan Mujiyanto mendapat bantahan dari pihak-pihak terkait. FR mengklaim tidak pernah mengintimidasi, dan TN menegaskan hanya menagih kembali DP yang disebut telah disetorkan.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan masyarakat Bandungan. Mereka berharap agar proses pelunasan kendaraan dapat berjalan sesuai aturan, tanpa tekanan atau campur tangan pihak-pihak yang tidak resmi. Pihak PT Adira Finance hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. GMOCT akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya untuk mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait.

Team/GMOCT

About Author

  • Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Satgas TMMD Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga – Fasilitas MCK Dibangun di Nagan Raya

    • By admin
    • Februari 23, 2026
    • 4 views
    Satgas TMMD Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga – Fasilitas MCK Dibangun di Nagan Raya

    Infrastruktur Air Bersih Jadi Prioritas, Bak Penampungan Dibangun dalam Program TMMD Ke-127 Nagan Raya

    • By admin
    • Februari 23, 2026
    • 7 views
    Infrastruktur Air Bersih Jadi Prioritas, Bak Penampungan Dibangun dalam Program TMMD Ke-127 Nagan Raya

    SATGAS YONIF 301/PKS GELAR BAKTI SOSIAL DI PEDALAMAN PAPUA TENGAH

    • By admin
    • Februari 23, 2026
    • 7 views
    SATGAS YONIF 301/PKS GELAR BAKTI SOSIAL DI PEDALAMAN PAPUA TENGAH

    Bupati Bandung Terima BPK RI untuk Pemeriksaan Rutin LKPD

    • By admin
    • Februari 23, 2026
    • 6 views
    Bupati Bandung Terima BPK RI untuk Pemeriksaan Rutin LKPD

    Jika Sempadan Bisa Dikelola, Apa Arti Tata Ruang? Ketika Garis Lindung Memudar dan Otoritas Negara Dipertanyakan di Pesisir Pemalang

    • By admin
    • Februari 23, 2026
    • 8 views
    Jika Sempadan Bisa Dikelola, Apa Arti Tata Ruang? Ketika Garis Lindung Memudar dan Otoritas Negara Dipertanyakan di Pesisir Pemalang

    Infrastruktur Desa Ujong Blang Digenjot, Satgas TMMD Gunakan Concrete Mixer

    • By admin
    • Februari 23, 2026
    • 9 views
    Infrastruktur Desa Ujong Blang Digenjot, Satgas TMMD Gunakan Concrete Mixer