Waketum GMOCT: Bupati Pangandaran Klarifikasi Berita yang tidak melalui konfirmasi

REPORTASEJABAR.COM -Pangandaran, Jawa Barat – Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, memberikan klarifikasi terkait sebuah berita yang telah dihapus dari sebuah media online dan kini menampilkan pesan error 404. Berita tersebut, yang berjudul “Demi Nikmati Makan Siang Gratis Dari Terduga Mafia Tanah, ‘KDM’ Rela Sakiti Hati Warga Sukaresik Pangandaran,” menuduh adanya pertemuan berbau politis antara Bupati Jeje, Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi (KDM), dan Tjahya Santoso di sebuah restoran di Pangandaran.

Wakil Ketua Umum GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) sekaligus Pemimpin Redaksi SBI, Agung Sulistio, melakukan konfirmasi langsung kepada Bupati Jeje. Konfirmasi ini dilakukan menyusul pemberitaan yang dinilai provokatif dan tidak melalui proses konfirmasi kepada pihak-pihak yang terkait. Informasi awal mengenai berita tersebut diterima GMOCT dari media online Kabarsbi.

Dalam klarifikasinya, Bupati Jeje membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak memiliki maksud politis atau kepentingan tersembunyi. “Pertemuan itu murni silaturahmi dan tidak ada agenda terselubung,” ujar Bupati Jeje. Ia menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, sangat penting dalam menyelesaikan permasalahan di daerah. “Yang utama adalah kepentingan rakyat,” tegasnya.

Bupati Jeje juga mengungkapkan kekecewaannya karena berita tersebut disebarluaskan tanpa konfirmasi terlebih dahulu. “Saya sama sekali tidak pernah dimintai klarifikasi sebelum berita itu dipublikasikan,” tambahnya.

GMOCT mengapresiasi langkah Bupati Jeje dalam memberikan klarifikasi dan berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh berita hoaks yang beredar. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi dan konfirmasi sebelum mempublikasikan sebuah berita, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. GMOCT juga menekankan komitmennya untuk selalu mengedepankan jurnalisme yang bertanggung jawab dan akurat.

No Viral No Justice

Team/Red (Kabarsbi)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

About Author

  • Related Posts

    Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    Pati, Reportasejabar.com ’14 Maret 2026Tuntutan empat bulan penjara terhadap pelaku dugaan kekerasan terhadap seorang wartawan di Kabupaten Pati menuai sorotan dari berbagai kalangan. Tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kang DS Apresiasi Aksi Sosial Viking Blue Line Majalaya di Bulan Ramadan

    • By admin
    • Maret 16, 2026
    • 11 views
    Kang DS Apresiasi Aksi Sosial Viking Blue Line Majalaya di Bulan Ramadan

    Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 7 views
    Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 10 views
    110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman

    Gerak Cepat! Usai Laksanakan Ibadah Umrah, Kang DS Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 9 views
    Gerak Cepat! Usai Laksanakan Ibadah Umrah, Kang DS Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

    Brigez Bersama LSM  Tuar Bersatu Berkaloborasi Berikan Santunan Anak Yatim Piyatu dan Dhuafa

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 15 views
    Brigez Bersama LSM  Tuar Bersatu Berkaloborasi Berikan Santunan Anak Yatim Piyatu dan Dhuafa

    “Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”

    • By admin
    • Maret 14, 2026
    • 11 views
    “Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”