Bayi Muhammad Devan Alvarendra Butuh Doa dan Bantuan untuk Jalani Operasi Kedua

REPORTASEJABAR.COM -Purwakarta, Jawa Barat – Muhammad Devan Alvarendra, bayi mungil yang baru lahir pada 6 Oktober 2024, tengah berjuang melawan Atresia Duodenum, gangguan pada saluran pencernaannya. Devan kini dirawat di RS Siloam Purwakarta dan telah menjalani operasi pertama pada 11 Oktober 2024 untuk mengatasi gangguan pada usus besarnya. Namun, perjuangan Devan belum berakhir.

Sang ayah, Ahmad Alfian, menceritakan bahwa Devan akan menjalani operasi kedua di bagian hati pada hari ini. Operasi ini bertujuan untuk menghubungkan langsung hati ke usus 12 jari, karena ukuran usus Devan yang kecil. Dokter menjelaskan bahwa operasi ini memiliki tingkat risiko yang tinggi, dengan hanya 2 dari 10 pasien yang berhasil.

“Operasi ini sangat riskan, tapi kami sebagai orang tua hanya bisa berikhtiar dan pasrah kepada Allah,” ungkap Ahmad Alfian. “Semoga Devan bisa melewati operasi ini dengan baik dan Allah segera mengangkat penyakitnya.”

Ahmad Alfian juga mengungkapkan bahwa dirinya tengah menghadapi kesulitan ekonomi. Ia kehilangan pekerjaannya dan usaha kecilnya di rumah kontrakan tidak cukup untuk menutupi biaya pengobatan Devan.

“Saya mohon doa dan bantuan dari para dermawan untuk meringankan beban kami,” ujar Ahmad Alfian. “Bantuan apa pun, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi kami.”

Bagi para dermawan yang ingin membantu, dapat menyalurkan bantuan melalui rekening BCA No. 7180377471 atas nama Ahmad Alfian. Ahmad Alfian juga dapat dihubungi melalui nomor WA 089637366761.

Mari kita doakan agar operasi Devan berjalan lancar dan ia segera pulih. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesembuhan bagi Devan dan keluarga.

Penanggung jawab: GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)
Pendiri: Yopi Zulkarnain
Penasehat: Sugeng Biantoro
Juru Bicara: Asep NS

Team/Red

About Author

  • Related Posts

    Hibah ke Instansi Vertikal Pemprov Jabar 2026 Meroket di Tengah Luka Ekonomi Rakyat

    Bandung Reportasejabar.com Pemerintah Provinsi Jawa Barat memicu kontroversi besar setelah dokumen anggaran mengungkap lonjakan fantastis dana hibah untuk instansi vertikal pada tahun 2026. Di tengah tuntutan efisiensi anggaran daerah, Pemprov…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kang DS Sampaikan LKPJ 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kinerja Pembangunan

    • By admin
    • Maret 31, 2026
    • 13 views
    Kang DS Sampaikan LKPJ 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kinerja Pembangunan

    BNNK Jakarta Selatan Lakukan Kunjungan Bimtek SNI ke Yayasan ULTRA Addiction Center

    • By admin
    • Maret 31, 2026
    • 18 views
    BNNK Jakarta Selatan Lakukan Kunjungan Bimtek SNI ke Yayasan ULTRA Addiction Center

    Musrenbang RKPD 2027, Kang DS: Peningkatan Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Prioritas

    • By admin
    • Maret 31, 2026
    • 16 views
    Musrenbang RKPD 2027, Kang DS: Peningkatan Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Prioritas

    DPRD Kota Bandung Dorong Pemenuhan Aturan Administratif Cagar Budaya Cikadut

    • By admin
    • Maret 31, 2026
    • 12 views
    DPRD Kota Bandung Dorong Pemenuhan Aturan Administratif Cagar Budaya Cikadut

    Pemkab Bandung Matangkan Persiapan Pilkades PAW, Tekankan Transparansi dan Kondusivitas

    • By admin
    • Maret 30, 2026
    • 18 views
    Pemkab Bandung Matangkan Persiapan Pilkades PAW, Tekankan Transparansi dan Kondusivitas

    Bupati Bandung: 120 PSU Perumahan Telah Diserahterimakan di Periode Pertama

    • By admin
    • Maret 30, 2026
    • 14 views
    Bupati Bandung: 120 PSU Perumahan Telah Diserahterimakan di Periode Pertama