Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Bapenda Semarang Tak Joko Hartono (Johar)Tak Tepati Janji

REPORTASEJABAR.COM –Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum pegawai Bapenda Kota Semarang berinisial SAP terhadap kedua anak kandungnya yang masih di bawah umur terus menjadi sorotan. Walikota Semarang, Dr. Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos, merespon cepat viralnya kasus ini pada 16 Oktober 2024 dengan menghubungi Kabid Gakplin Pemkot Semarang, Joko Hartono, untuk segera meminta klarifikasi.

Joko Hartono, yang akrab disapa Johar, berjanji akan mengusut tuntas dugaan kasus pelecehan ini dengan menurunkan tim dari DPA3KB Kota Semarang untuk mengunjungi narasumber dan memperoleh keterangan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, narasumber menyatakan bahwa tidak pernah ada pihak yang datang untuk meminta keterangan darinya, termasuk dari DPA3KB atau Pemkot Semarang.

Tim liputan yang mengawal kasus ini pun mencoba mendatangi Gedung Pemkot Semarang pada hari Senin, 18 November 2024, untuk meminta klarifikasi langsung dari Joko Hartono. Namun, Johar sedang tugas di luar dan tim liputan hanya diterima oleh seorang staf bernama Elang. Elang mencatat nomor kontak tim liputan dengan alasan akan menghubungi mereka setelah atasannya, yang juga atasan Joko Hartono, berada di ruangan kerja.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada pihak dari Pemkot Semarang yang menghubungi tim liputan. Ketidakkonsistenan Joko Hartono dalam menjalankan tugasnya sebagai Gakplin Pemkot Semarang menimbulkan pertanyaan besar.

Sebagai pejabat pemerintah, Joko Hartono seharusnya konsisten dengan pernyataannya dan merespon cepat segala bentuk pelaporan yang disampaikan oleh masyarakat. Respon cepat Walikota Semarang terhadap kasus ini seharusnya diikuti dengan tindakan nyata dari Joko Hartono sebagai Gakplin.

Muncul dugaan bahwa Joko Hartono justru melindungi oknum SAP. Tim liputan akan terus mengawal kasus ini hingga terkuak misteri dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh SAP.

Kejadian ini menjadi bukti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus pelecehan seksual. Masyarakat berharap agar kasus ini diusut tuntas dan oknum SAP mendapatkan sanksi yang setimpal.(Bakara/Slamet).

Tim/Red

About Author

  • Related Posts

    Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    Pati, Reportasejabar.com ’14 Maret 2026Tuntutan empat bulan penjara terhadap pelaku dugaan kekerasan terhadap seorang wartawan di Kabupaten Pati menuai sorotan dari berbagai kalangan. Tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kang DS Apresiasi Aksi Sosial Viking Blue Line Majalaya di Bulan Ramadan

    • By admin
    • Maret 16, 2026
    • 11 views
    Kang DS Apresiasi Aksi Sosial Viking Blue Line Majalaya di Bulan Ramadan

    Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 7 views
    Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

    110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 10 views
    110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman

    Gerak Cepat! Usai Laksanakan Ibadah Umrah, Kang DS Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 9 views
    Gerak Cepat! Usai Laksanakan Ibadah Umrah, Kang DS Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

    Brigez Bersama LSM  Tuar Bersatu Berkaloborasi Berikan Santunan Anak Yatim Piyatu dan Dhuafa

    • By admin
    • Maret 15, 2026
    • 15 views
    Brigez Bersama LSM  Tuar Bersatu Berkaloborasi Berikan Santunan Anak Yatim Piyatu dan Dhuafa

    “Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”

    • By admin
    • Maret 14, 2026
    • 11 views
    “Skakmat Hukum di PTUN: Dugaan Manipulasi Tanggal dalam Kasus Kades Cicapar Mengguncang Pemkab Ciamis”