Tepat di Hari Kemerdekaan RI ke 78, PLN Operasikan PLTS Temajuk

reportasejabar.com -Sambas, 17 Agustus 2023. Tepat di hari perayaan kemerdekaan RI ke 78, PLN melakukan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 371 kWp + 708 kWh baterai di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

“Ini menjadi kado terindah di hari ulang tahun Kemerdekaan RI ke 78 bagi ribuan masyarakat perbatasan Kabupaten Sambas untuk dapat menikmati listrik PLN selama 24 jam penuh,” ungkap General Manager PLN UID Kalbar, Wahyu Jatmiko.

Dikatakannya, posisi strategis Desa Temajuk yang berada di pesisir pantai dan berbatasan langsung dengan Negara Malaysia memiliki potensi dan daya tarik tersendiri bagi pengembangan wilayah perbatasan kedepannya.

Kedekatan dengan negara tetangga tidak hanya dalam hal lokasi, namun juga dalam aspek sosial dan ekonomi antara warga Desa Temajuk dan Kampung Melano, Malaysia. Desa Temajuk, khususnya Dusun Sempadan berjarak kurang dari 1 km dengan batas negara. Pada akhir pekan banyak wisatawan mancanegara dari Malaysia dan wisatawan domestik yang berkunjung ke Desa Temajuk.

“Selain berwisata ke pantai, tidak sedikit wisatawan yang hanya sekedar makan atau berwisata kuliner di Desa Temajuk. Keberadaan listrik yang andal tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sana,” ujar Jatmiko.

Ditegaskannya, dengan listrik yang akan disuplai oleh pembangkit eksisting dan didukung oleh PLTS Temajuk, paling tidak ada 786 rumah warga yang akan menikmati listrik PLN untuk menunjang aktivitas warga sekaligus mendukung para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

“Merupakan kebanggaan bagi kami dapat melistriki rumah-rumah warga hingga ke daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal, sehingga memberikan dampak positif di sektor pariwisata dan UMKM untuk meningkatkan ekonomi berkelanjutan serta pastinya menciptakan lapangan pekerjaan buat warga setempat,” tutur Jatmiko.

Sementara Itu, Syahrul (47), warga Dusun Sempadan, Desa Temajuk, yang sehari-hari berjualan di daerah perbatasan mengaku sangat bersyukur dengan adanya listrik PLN yang sudah bisa dinikmati selama 24 jam penuh. Menurutnya, keberadaan listrik PLN sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan perbatasan.

Ia berujar, sebelum menyala 24 jam, dirinya mengandalkan mesin genset jika ingin beraktivitas di siang hari. Rata-rata setiap bulan, Ia harus mengeluarkan biaya sebesar 800 ribu hingga 1 juta rupiah, cukup berat bagi dirinya yang hanya mengandalkan hasil berjualan makanan ringan di perbatasan.

“Dulu saya sering merasa sedih karena listrik di desa kami hanya menyala di malam hari, beda dengan kampung di negara tetangga yang terang-benderang. Tapi kini semuanya akan berubah. Kita juga tidak kalah dengan mereka,” imbuh Syahrul bersemangat.

Senada, Rumiati (53) warga Desa Temajuk, mengaku keberadaan listrik PLN yang telah menyala selama 24 jam, akan sangat membantu usaha pembuatan kue yang digelutinya sejak setahun yang lalu. Diakuinya, sebelum listrik PLN menyala 24 jam, Ia hanya bisa memproduksi kue di malam hari. Sementara kalau produksi dilakukan disiang hari dengan menggunakan mesin genset hasilnya tidak seimbang dengan biaya operasional, karena harus membeli BBM setiap hari.

“Menikmati listrik negara selama 24 jam merupakan impian kami sejak lama. Alhamdulillah, PLN telah mewujudkannya. Kini kami dapat beraktivitas dengan mudah di siang maupun di malam hari tanpa tergantung dengan mesin genset lagi,” tutur Rumiati.

About Author

  • Related Posts

    Kuasa Hukum Kawiro Susilo: Kasus RDL adalah Sengketa Administratif, Bukan Tindak Pidana

    Reportasejabar.com – Jakarta, 12 Juni 2026| Sidang perkara Nomor 410/Pid.Sus/2026/PN Jkt.Utr di Pengadilan Negeri Jakarta Utara memasuki agenda pembacaan eksepsi dari terdakwa Kawiro Susilo. Melalui tim kuasa hukumnya diwakili oleh…

    Read more

    Continue reading
    Kenali Prosedur dan Syarat Pemecahan Bidang Tanah

    Reportasejabar.com – Jakarta, Pemecahan bidang tanah menjadi salah satu layanan pertanahan yang cukup banyak diajukan masyarakat di Kantor Pertanahan. Proses ini umumnya dilakukan untuk berbagai kebutuhan, seperti pembagian warisan, penjualan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Sinergi BRI dan Polda Jabar, Ambulance Mini ICU Diserahkan untuk Dukung Tugas Kemanusiaan

    • By admin
    • Juni 15, 2026
    • 15 views
    Sinergi BRI dan Polda Jabar, Ambulance Mini ICU Diserahkan untuk Dukung Tugas Kemanusiaan

    Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

    • By admin
    • Juni 15, 2026
    • 16 views
    Ini Alasan KDS Bagikan Kain Kafan Tiap Tahun Baru Islam

    Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

    • By admin
    • Juni 15, 2026
    • 11 views
    Dapat Kejutan Jadi Ketua IKA Trisakti Jabar, KDS Kenang Masa Kuliah hingga Raih Gelar Doktor

    Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

    • By admin
    • Juni 14, 2026
    • 15 views
    Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

    Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

    • By admin
    • Juni 14, 2026
    • 17 views
    Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

    Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

    • By admin
    • Juni 14, 2026
    • 18 views
    Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan