REPORTASEJABAR.COM +Komisi IV DPRD Kota Bandung melakukan monitoring langsung kegiatan Jambore Nasional 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan dan dukungan bagi kontingen Pramuka Kota Bandung yang turut serta dalam agenda nasional tersebut. Jambore Nasional 2026 digelar sejak 13 hingga 20 Agustus 2026 di lokasi yang sama.
Kota Bandung memberangkatkan 64 peserta yang merupakan anggota Pramuka golongan Penggalang dari berbagai gugus depan se-Kota Bandung. Peserta yang berusia 11-15 tahun itu mayoritas masih duduk di bangku Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi IV H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., Wakil Ketua Komisi IV H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., Sekretaris Komisi IV drg. Maya Himawati, Sp.Orto, serta anggota Komisi IV Angelica Justicia Majid, Aswan Asep Wawan, S.E., Christian Julianto Budiman, drg. Susi Sulastri, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., Elton Agus Marjan, S.E., H. Deni Nursani, S.Pd.I, H. Soni Daniswara, S.E., Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, dan Muhammad Reza Panglima Ulung.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi IV, Iman Lestariyono, menyampaikan dukungan penuh DPRD Kota Bandung agar gerakan Pramuka di Kota Bandung semakin aktif.
“Banyak kegiatan Pramuka dari dulu sangat berkesan dan ikut melatih kedisiplinan serta jiwa kemanusiaan kita, termasuk saya yang mengikutinya sejak SD. Kegiatan seperti ini bagus jika terus dipertahankan, atau sangat ideal jika dikembangkan sehingga anak-anak bisa betah ikut Pramuka,” ujar Iman.
Ia juga mendorong agar Pramuka Kota Bandung mendapat perhatian dan dukungan anggaran yang lebih besar dari Pemerintah Kota Bandung. Saat ini, bantuan untuk Pramuka Kota Bandung masih sebatas hibah.
“Kami di Komisi IV berharap Pramuka ini bisa disinergikan dengan OPD lain selain Dispora, yang masih erat kaitannya, misalnya Disdik. Sehingga Pramuka di Kota Bandung bisa lebih berkembang dan diminati oleh anak-anak,” kata Iman.
Jambore Nasional merupakan kegiatan yang digelar setiap lima tahun sekali dan menjadi ajang pertemuan Pramuka dari seluruh Indonesia. Seluruh peserta wajib mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dan berhak mendapatkan tanda ikut serta kegiatan atau Tiska.
Komisi IV DPRD Kota Bandung berharap melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepramukaan seperti kemandirian, gotong royong, dan cinta tanah air dapat terus tertanam pada generasi muda Kota Bandung.
Red

























