Bandung. Reportasejabar.com
Perempuan Bangsa Jawa Barat menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus memperingati Hari Kartini. 26/04/ 2026 Bertempat Di Kantor DPW Pkb ( Creative Hall) Bandung Jawa Barat.
Kegiatan Ini Dihadiri Langsung Ketua Dpw Pkb Jawa Barat ( H.Syaiful Huda), Ketua Perempuan Bangsa Jawa Barat ( Hj.Yuningsih), Penasihat Perempuan Bangsa,Ketua Dpc Perempuan Bangsa Sejawa Barat Dan Seluruh Instruktur Perempuan Bangsa Sejawa Barat.
Tema Kali Ini,Mengusung “Bergerak Bersama, Berdaya Bersama”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus refleksi peran perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Ketua Perempuan Bangsa Jawa Barat, Hj.Yuningsih, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran organisasi perempuan untuk terus bergerak dan berproses di tengah tantangan zaman. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai pihak yang menuntut kesetaraan, tetapi juga harus terus meningkatkan kapasitas diri.
“Kita sebagai perempuan tidak hanya menuntut, tetapi juga harus terus meningkatkan kualitas diri. Membangun Perempuan Hebat, Mengangkat Ekonomi Umat,” Paparnya
Ia Juga menambahkan, sebagai badan otonom dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Perempuan Bangsa memiliki tanggung jawab untuk aktif mendorong pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan, baik melalui sektor pendidikan, ekonomi, maupun advokasi sosial.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, menekankan pentingnya kepemimpinan yang regeneratif dalam organisasi dan politik. Ia menyebut, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi dari kemampuannya mencetak pemimpin-pemimpin baru.
“Pemimpin terbaik adalah mereka yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru.” Ujarnya
Sementara Ketua Dpw Fartai Kebangkitan Bangsa Syaiful Huda ,menegaskan pentingnya penguatan agenda legislasi yang berpihak pada perempuan. Salah satunya melalui dorongan implementasi Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) ke dalam peraturan daerah, agar perlindungan terhadap pekerja perempuan dapat lebih konkret dan menyentuh langsung masyarakat.
Ia mengungkapkan, jumlah perempuan pekerja di berbagai sektor, mulai dari informal, industri hingga pertanian, masih sangat tinggi. Kondisi ini kerap berkaitan dengan persoalan ekonomi keluarga yang berpotensi memicu meningkatnya angka perceraian.
“Kalau ditanya apakah perempuan di Indonesia sudah baik-baik saja, jawabannya tentu belum. Tingkat kekerasan terhadap perempuan masih tinggi, dan ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, para peserta juga mendorong PKB untuk terus menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan perempuan, khususnya dalam aspek penguatan ekonomi dan perlindungan kerja.
Kegiatan ini diakhiri dengan ajakan untuk memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di berbagai sektor kehidupan. Para aktivis perempuan didorong untuk memanfaatkan setiap momentum, termasuk momentum politik, sebagai ruang belajar dan pengalaman dalam memperjuangkan kesetaraan.
“Perempuan harus berdaya secara ekonomi agar bisa mencapai kesejahteraan. Dari situ, kita bisa menciptakan perubahan yang lebih luas,”Ucapnya
Di Akhir Sambutannya Syaiful Huda Menyampaikan, akan meggelar Pasar murah yang Akan Dilaksanakan di tiap-tiap Dpc .Dan Sebagai panitia pelaksanaannya akan di serahkan kepada Perempuan Bangsa Yang Berada Di seluruh Jawa Barat.Pungkasnya.
Red.Deudeu S






