Musyawarah Waris Diwarnai Intimidasi, Laskar Prabowo 08 DPC Garut Siapkan Laporan Polisi

Garur. Reportasejabar.com Upaya penyelesaian sengketa warisan melalui musyawarah kekeluargaan di Kabupaten Garut berujung pada insiden yang memicu perhatian serius. Forum yang digelar untuk membahas hak Ibu Nia, ahli waris sah dan adik kandung Ibu Nur, justru diwarnai tindakan intimidatif dan perusakan.
Dalam musyawarah tersebut, Ketua dan Sekretaris Jenderal Laskar Prabowo 08 DPC Garut hadir mendampingi Ibu Nia. Kehadiran mereka, menurut keterangan organisasi, dimaksudkan untuk memastikan proses berjalan tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum. Namun situasi berubah ketika sebagian pihak dari keluarga Ibu Nur diduga bersikap agresif, hingga terjadi pemecahan kaca yang serpihannya mengarah ke ketua dan sekjen yang duduk tepat di bawah jendela yg pecah .

Meski tidak menimbulkan luka fisik, peristiwa tersebut dinilai bukan insiden sepele. Dalam perspektif hukum, tindakan perusakan dan intimidasi di ruang musyawarah berpotensi mengancam keselamatan serta mencederai prinsip penyelesaian sengketa secara damai.

Pihak Laskar Prabowo 08 DPC Garut menegaskan bahwa pendampingan yang mereka lakukan tidak dilandasi kepentingan apa pun. “Kami tidak dibayar dan tidak pernah meminta bayaran.

Pendampingan ini murni untuk menolong ahli waris agar haknya tidak terpinggirkan,” ujar perwakilan organisasi. Namun, niat tersebut, menurut mereka, justru dibalas dengan penghinaan dan tekanan.

Insiden ini memunculkan pertanyaan mengenai iklim penyelesaian sengketa keluarga yang seharusnya mengedepankan dialog. Mengapa forum musyawarah justru diwarnai tindakan destruktif? Dan apa yang mendorong penggunaan tekanan dalam pembahasan hak waris antar saudara kandung?

Menilai peristiwa tersebut telah melampaui batas konflik internal keluarga, Laskar Prabowo 08 DPC Garut menyatakan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Seluruh kejadian, termasuk keterangan saksi dan dokumentasi di lokasi, disebut telah disiapkan sebagai bahan laporan resmi kepada kepolisian.

Menurut organisasi tersebut, langkah hukum dipandang perlu bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan untuk menjaga rasa aman, melindungi hak ahli waris, dan mencegah terulangnya intimidasi dalam proses musyawarah.


Red.DEUDEU S

About Author

  • Related Posts

    Dalam peringatan Hari BPR dan BPRSN 2026, Langkah Untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju 

    Kota Bandung, Reportasejabar.com Peringatan Hari Bank Perkreditan Rakyat  (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Nasional (BPRSN) 2026 mengelar yang dilaksanakan di lapangan Tegallega Kota Bandung, Minggu (31/5/2026) Mengangkat tema “Langkah…

    Read more

    Continue reading
    Kecam Intimidasi Wartawan KabarSBI.com, DPN Peduli Nusantara Tunggal Desak Penegakan Hukum Tegas

    KUNINGAN Reportasejabar.com 30 Mei 2026 (GMOCT) – Berdasarkan informasi yang diterima GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari rekan media KabarSBI.com yang tergabung di dalam organisasi kami, Arthur Noija,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dalam peringatan Hari BPR dan BPRSN 2026, Langkah Untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju 

    • By admin
    • Mei 31, 2026
    • 6 views
    Dalam peringatan Hari BPR dan BPRSN 2026, Langkah Untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju 

    Kasus Korupsi Mesin Jahit Jaktim: Tiga Tersangka Ditahan, Status Kadis PPKUKM DKI Dipertanyakan

    • By admin
    • Mei 31, 2026
    • 6 views
    Kasus Korupsi Mesin Jahit Jaktim: Tiga Tersangka Ditahan, Status Kadis PPKUKM DKI Dipertanyakan

    Kecam Intimidasi Wartawan KabarSBI.com, DPN Peduli Nusantara Tunggal Desak Penegakan Hukum Tegas

    • By admin
    • Mei 30, 2026
    • 13 views
    Kecam Intimidasi Wartawan KabarSBI.com, DPN Peduli Nusantara Tunggal Desak Penegakan Hukum Tegas

    Hadirnya TNI AD Pussenkav Berikan Harapan Baru Ponpes Yatim Piatu, dan Bantu Pembuatan Akta Lahir Anak-anak Yatim

    • By admin
    • Mei 29, 2026
    • 18 views
    Hadirnya TNI AD Pussenkav Berikan Harapan Baru Ponpes Yatim Piatu, dan Bantu Pembuatan Akta Lahir Anak-anak Yatim

    Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 17 views
    Buka Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS: Pendidikan Tidak Bisa Dibangun Pemerintah Sendirian

    Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 17 views
    Hadiri Tasyakuran Khitanan Massal Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al Hidayah, KDS Sampaikan Program Bedas Calakan